Tutup
NewsRegulasi

Negara Berkembang Dituntut Naik Kelas dalam Rantai Nilai Global

394
×

Negara Berkembang Dituntut Naik Kelas dalam Rantai Nilai Global

Sebarkan artikel ini

Bali – Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia Pahala Nugraha Mansury mendorong pelaku bisnis untuk berperan aktif dalam membuka potensi ekonomi negara berkembang.

Dalam forum Multi-Stakeholder Partnerships (HLF MSP) 2024, Pahala menekankan bahwa negara berkembang harus naik peringkat dalam rantai nilai global.

“Integrasi ekonomi yang lebih baik dan akses pasar yang lebih luas sangat penting untuk mencapai potensi tersebut,” tegas Pahala.

Pahala menguraikan lima area utama untuk meningkatkan partisipasi sektor bisnis negara berkembang:

1. Integrasi Ekonomi dan Akses Pasar: Membangun rantai pasokan yang tangguh dan memfasilitasi perdagangan dan investasi.
2. Kolaborasi Lintas Sektor: Melibatkan sektor swasta, pemerintah, lembaga keuangan, dan filantropi.
3. Akses Teknologi dan Pengetahuan: Mengembangkan akses ke teknologi dan pertukaran pengetahuan.
4. Mengatasi Kesenjangan Pembiayaan: Mengadopsi skema pembiayaan inovatif.
5. Diversifikasi Portofolio Perdagangan: Mengurangi ketergantungan pada komoditas tertentu.

Ketua Kamar Dagang Indonesia Arsjad Rasjid juga menyoroti pentingnya diversifikasi portofolio perdagangan. Ia menekankan perlunya memahami keunggulan kompetitif dan mengatasi hambatan tarif dan non-tarif.

“Kita perlu melihat UMKM dengan perspektif yang lebih luas dan belajar dari negara berkembang lain,” ujar Arsjad.

Diskusi tersebut dihadiri oleh panelis dari Rwanda, ERIA, dan Global Alliance for Trade Facilitation.

Mereka menekankan perlunya kerja sama yang lebih erat antara negara berkembang untuk memperkuat posisi mereka dalam rantai pasokan global dan mencapai pertumbuhan yang inklusif.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Kamis (16/4/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.888.000. Harga emas Antam itu turun Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (15/4/2026) yang berada di level Rp 2.893.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.674.000 per gram. Harga…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan, sejumlah emiten dengan arus kas kuat semakin agresif melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham. Langkah ini dinilai menjadi salah satu strategi untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental perusahaan. Deretan Emiten Lakukan Buyback Saham Terbaru, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…