Tutup
AgrobisnisNews

Nelayan Sejahtera, Negara Berdaulat: Program Berpihak Terus Digenjot

199
×

Nelayan Sejahtera, Negara Berdaulat: Program Berpihak Terus Digenjot

Sebarkan artikel ini
Foto : Internet

Padang – Peringatan Hari Nelayan Nasional setiap 6 April kembali menjadi momentum evaluasi keberpihakan terhadap masyarakat pesisir.

Masyarakat pesisir hingga kini masih bergantung penuh pada laut untuk menopang kehidupan sehari-hari.

Namun demikian, Rahmat Saleh menegaskan peringatan tersebut tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata.

Ia menilai pemerintah harus menghadirkan langkah konkret untuk meningkatkan taraf hidup nelayan secara berkelanjutan.

Selain itu, ia menyebut nelayan tidak hanya berperan sebagai pelaku ekonomi, tetapi juga penjaga kedaulatan pangan nasional.

Bahkan, nelayan juga memiliki peran strategis dalam menjaga kekuatan sektor maritim Indonesia.

“Hari Nelayan Nasional bukan sekadar peringatan. Ini pengingat jutaan masyarakat menggantungkan hidup pada laut,” ujarnya di Padang.

Aspirasi Masyarakat Terus Diperjuangkan

Sementara itu, ia menjelaskan posisinya di Komisi IV DPR RI menjadi jalur strategis memperjuangkan kebutuhan nelayan.

Komisi tersebut membidangi sektor pertanian, kelautan, serta perikanan yang berkaitan langsung dengan kehidupan nelayan.

Ia juga menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat pesisir telah diperjuangkan hingga tingkat pusat.

Termasuk diantaranya bantuan alat tangkap serta mesin tempel bagi nelayan.

Menurutnya, bantuan tersebut mampu meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi saat melaut.

“Bantuan mesin tempel bukan sekadar simbolis, tetapi bagian dari peningkatan kapasitas produksi nelayan,” katanya.

Selanjutnya, ia menegaskan bantuan tersebut berasal dari aspirasi masyarakat yang diperjuangkan di tingkat pusat.

Karena itu, program bantuan harus tepat sasaran serta memberikan dampak nyata bagi penerima.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan agar bantuan tidak berhenti pada tahap distribusi saja.

Sebaliknya, program harus benar-benar meningkatkan kesejahteraan nelayan secara langsung.

Di sisi lain, ia menilai kesejahteraan nelayan berkaitan erat dengan kedaulatan negara.

Jika nelayan kuat, maka pengelolaan sumber daya laut akan berjalan lebih optimal.

“Nelayan sejahtera, Indonesia berdaulat harus diwujudkan melalui kebijakan berpihak dan berkelanjutan,” tegasnya.

Program Juga Dikembangkan Dalam Bentuk Pelatihan

Lebih lanjut, ia mendorong program pemberdayaan tidak hanya fokus pada bantuan alat semata.

Program juga harus mencakup pelatihan, akses permodalan, serta perlindungan wilayah tangkap.

Terutama dari praktik ilegal yang merugikan nelayan lokal.

Akhirnya, ia menegaskan Hari Nelayan Nasional harus menjadi titik evaluasi bersama bagi seluruh pihak.

Dengan demikian, negara benar-benar hadir bagi nelayan sebagai garda terdepan sektor maritim Indonesia.