Tutup
EkonomiInvestasiNews

OJK Mitigasi Risiko, Jaga Indeks Pasar Modal Indonesia

138
×

OJK Mitigasi Risiko, Jaga Indeks Pasar Modal Indonesia

Sebarkan artikel ini
penuhi-permintaan-msci,-ojk-buka-bukaan-jurus-jaga-bobot-indeks-ri
Penuhi Permintaan MSCI, OJK Buka-bukaan Jurus Jaga Bobot Indeks RI

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga bobot indeks pasar modal indonesia. Hal ini dilakukan menyusul potensi penurunan bobot indeks oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Regulator telah menyiapkan berbagai upaya setelah memenuhi permintaan dari lembaga indeks global tersebut.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyatakan bahwa OJK telah menuntaskan implementasi empat proposal utama yang diajukan kepada MSCI.

Langkah ini diambil untuk memperkuat integritas pasar modal domestik agar tetap kompetitif di mata investor global.

“Sebagai bagian dari mitigasi, OJK telah menyiapkan langkah-langkah yang terukur dan terkoordinasi,” ujar Hasan, Rabu (8/4/2026).

Meski meyakini usulan diterima MSCI, OJK tetap mewaspadai kemungkinan penurunan bobot indeks Indonesia. Hasan mengakui, skenario ini berpotensi menimbulkan tekanan jangka pendek di pasar.

OJK memproyeksikan dampak yang mungkin terjadi meliputi tekanan jual akibat penyesuaian portofolio investor, potensi arus dana keluar saat periode rebalancing, hingga peningkatan volatilitas pasar.

Namun,Hasan menilai dinamika ini bersifat sementara dan merupakan bagian dari proses menuju pasar yang lebih sehat.

“Ini bersifat normal dalam konteks menuju pasar yang lebih berkualitas secara jangka menengah dan panjang,” lanjut Hasan.

Untuk meredam risiko tersebut, OJK mendorong penerapan kebijakan free float minimum sebesar 15 persen. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas sekaligus memperkuat struktur pasar.

Selain itu, OJK juga fokus memperluas basis investor, baik dari kalangan ritel domestik, institusi dalam negeri, maupun investor asing.

Komunikasi dengan MSCI dan penyedia indeks global lainnya akan terus diperkuat secara intensif dan konstruktif.

OJK berkomitmen menyampaikan perkembangan reformasi pasar secara transparan hingga tahap evaluasi berikutnya.

Dari sisi stabilitas,OJK memastikan mekanisme pengawasan pasar akan terus dioptimalkan melalui pemantauan rutin dan ketat.

“Arah kebijakan ini akan terus kami lakukan secara konsisten, yaitu upaya memperkuat kualitas dan integritas pasar modal Indonesia secara basic, agar lebih transparan, likuid, kredibel, serta mampu tumbuh sehat berkelanjutan dalam jangka menengah-panjang,” tegas Hasan.