Padang – Pemerintah Kota Padang terus mendorong program Smart Surau sebagai instrumen utama dalam membentuk karakter generasi muda. Inisiatif ini dipandang krusial untuk membentengi remaja dari pengaruh negatif modernisasi yang kian masif.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri penyerahan reward Subuh Mubarakah di Masjid As Salam, Kelurahan Cengkeh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Minggu (7/6/2026).
Menurut Fadly, pendekatan persuasif melalui pendidikan agama jauh lebih efektif dibandingkan sekadar memberikan hukuman terhadap pelaku kenakalan remaja. Ia menilai pembinaan mental dan moral merupakan kunci untuk menekan angka tawuran serta pergaulan bebas.
“Fenomena kenakalan remaja seperti tawuran, pergaulan bebas, penyimpangan sosial, dan berbagai persoalan lainnya harus kita tanggulangi bersama. Tidak cukup hanya dengan hukuman, tetapi yang paling penting adalah pembinaan mental, moral, pendidikan, dan agama,” tegas Fadly.
Sebagai payung hukum yang kuat, Pemko Padang juga telah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai Budaya Minangkabau. Regulasi ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menjaga harmonisasi nilai adat dan ajaran agama di tengah masyarakat.







