Tutup
EnergiPerbankan

PLN Jamin Pasokan Listrik Aman Jelang Ramadan, Idulfitri

233
×

PLN Jamin Pasokan Listrik Aman Jelang Ramadan, Idulfitri

Sebarkan artikel ini
dirut-pln-jamin-keandalan-sistem-kelistrikan-nasional-jelang-lebaran
Dirut PLN Jamin Keandalan Sistem Kelistrikan Nasional Jelang Lebaran

Jakarta – PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik nasional dalam kondisi aman dan andal menjelang bulan ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan kepastian ini usai meninjau kesiapan sejumlah pembangkit listrik strategis. Salah satunya adalah Pembangkit listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Cilegon di Banten,Senin (16/3).

Darmawan menjelaskan, PLN memproyeksikan beban puncak listrik nasional saat Idulfitri mencapai 35.017 MW.

Namun, daya mampu pasok PLN saat ini mencapai 51.967 MW. artinya,terdapat cadangan daya sekitar 16.950 MW.

“Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM, PLN terus siaga agar sistem kelistrikan andal untuk Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026 di seluruh Indonesia,” kata Darmawan.

PLN telah melakukan asesmen menyeluruh dari hulu hingga hilir untuk memastikan kesiapan pasokan listrik.

Pasokan energi primer seperti batu bara, gas, dan BBM juga dipastikan aman.

Pemeliharaan sistem transmisi dan gardu induk juga telah rampung sebelum periode siaga Ramadan dan Idulfitri.

“Kami juga sudah cek pasokan energi primer nasional aman, mulai dari batu bara, gas, hingga BBM. Pemeliharaan sistem transmisi dan gardu induk juga telah tuntas dilakukan jauh sebelum Ramadan dan Idulfitri,” ujar Darmawan.

PLN menyiagakan 72.053 personel yang tersebar di 3.700 posko siaga di seluruh Indonesia selama periode ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026.

Mobilitas personel didukung 4.901 unit mobil operasional dan 4.594 unit motor operasional. Tujuannya, memastikan respons cepat jika terjadi gangguan listrik.

“Petugas kami all out untuk terus menjaga agar suplai listrik aman di lapangan,” tegas Darmawan.

Pengamanan berlapis juga dilakukan di lokasi-lokasi prioritas yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.

Lokasi tersebut meliputi tempat ibadah, titik transportasi, pusat keramaian, pusat perbelanjaan, dan rumah sakit.

Untuk mendukung operasional di lapangan, PLN menyiapkan 2.005 unit genset, 773 unit UPS, 1.349 gardu bergerak,serta 429 unit truk crane.

“Dengan cadangan daya yang cukup, sistem kelistrikan nasional berada dalam kondisi aman,” imbuh Darmawan.

“Sehingga masyarakat dapat menikmati momen berkumpul serta menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan nyaman,” lanjutnya.

Khusus untuk sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali (Jamali),PLN memproyeksikan beban puncak sebesar 22.453 MW.

Dengan daya mampu pasok mencapai 33.497 MW, sistem Jamali tetap aman dengan cadangan daya sekitar 11.044 MW.

Dalam kunjungannya, darmawan juga meninjau kesiapan PLTGU Cilegon yang menjadi salah satu pembangkit strategis penopang sistem kelistrikan di wilayah jamali.

PLTGU Cilegon memiliki kapasitas terpasang 740 MW, terdiri dari dua unit turbin gas (masing-masing 240 MW) dan satu unit turbin uap (260 MW).

Pembangkit ini berperan penting dalam menopang keandalan subsistem 150 kV Cilegon yang memasok listrik untuk kawasan industri dan masyarakat di Banten.

PLTGU Cilegon juga terhubung dengan sistem interkoneksi Jawa-Bali.

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernardus Sudarmanta, memastikan seluruh unit pembangkit dalam kondisi optimal untuk mendukung keandalan sistem selama Ramadan dan idulfitri 1447 H.

“seluruh unit mesin di PLTGU Cilegon dalam kondisi prima untuk mendukung keandalan sistem kelistrikan selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H,” tegasnya.

“Kami telah menyiapkan personel siaga, memastikan keandalan peralatan, serta melakukan monitoring operasi secara intensif agar pasokan listrik tetap andal bagi masyarakat dan industri,” pungkas Bernadus.