Perbankan

BSI Scholarship Berdampak 2026 Buka Peluang Kuliah bagi Mahasiswa Kurang Mampu

64
×

BSI Scholarship Berdampak 2026 Buka Peluang Kuliah bagi Mahasiswa Kurang Mampu

Sebarkan artikel ini

Jakarta – BSI Maslahat bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi meluncurkan program BSI Scholarship Berdampak 2026. Inisiatif ini bertujuan memberikan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa berprestasi yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian oleh Direktur Eksekutif BSI Maslahat, Bambang Sutrisno, dan Plt Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek, Prof. Dr. Eng. Sandro Mihradi, di Jakarta, Selasa (7/7).

Program ini hadir sebagai solusi atas kesenjangan akses bantuan pendidikan. Data Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan menunjukkan tingkat kelayakan (*eligibility*) pendaftar KIP-Kuliah pada 2026 hanya mencapai 51,2 persen pada jalur SNBP dan 33,59 persen pada jalur SNBT.

BSI Scholarship Berdampak 2026 menjadi jembatan bagi mahasiswa yang belum menerima KIP-Kuliah agar tetap dapat melanjutkan studi. Penerima manfaat akan mendapatkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp3.000.000 per semester selama delapan semester.

Selain bantuan finansial, program ini membekali mahasiswa dengan pengembangan diri, literasi ekonomi syariah, dan proyek sosial. Tujuannya, membentuk generasi tangguh yang berdaya saing serta mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Pendaftaran program dibuka mulai 13 Juli hingga 17 Agustus 2026. Proses seleksi berlangsung pada 8-17 Agustus, dengan pengumuman hasil akhir pada 18 Agustus 2026. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi www.bsischolarship.id.

BSI Maslahat menegaskan komitmennya dalam mengelola dana ZISWAF untuk mendukung pendidikan berkualitas. Program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.