Bursa Saham

Saham JELI dan JECX Resmi Melantai di BEI, Langsung ARA

42
×

Saham JELI dan JECX Resmi Melantai di BEI, Langsung ARA

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat debut gemilang bagi dua emiten baru yang resmi melantai di bursa melalui penawaran umum perdana saham (IPO). Saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) langsung melesat hingga menyentuh batas atas atau Auto Reject Atas (ARA) pada hari pertama perdagangan.

Saham JELI mencatatkan kenaikan sebesar 25 persen, melonjak dari harga penawaran Rp 900 menjadi Rp 1.125 per lembar. Sementara itu, saham JECX menguat 24,50 persen, bergerak dari harga Rp 1.250 menjadi Rp 1.560 per lembar.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin, menyatakan bahwa langkah go public merupakan momentum strategis bagi emiten untuk memperluas akses pendanaan. Selain itu, status sebagai perusahaan terbuka menuntut peningkatan standar tata kelola perusahaan yang lebih transparan.

Saidu menegaskan bahwa IPO adalah bentuk komitmen jangka panjang perusahaan untuk menjaga keberlanjutan bisnis. Pihak emiten diwajibkan mengutamakan kepentingan pemegang saham dan memberikan perlindungan maksimal bagi investor ritel maupun institusi.

BEI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pasar modal melalui penguatan likuiditas dan transparansi. Sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan akan terus dilakukan demi menjaga kepercayaan publik di pasar modal Indonesia.

PT Niramas Utama Tbk (JELI) berhasil menghimpun dana sebesar Rp 239,4 miliar melalui pelepasan 266 juta saham. Angka tersebut merepresentasikan 21,01 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan.

Antusiasme investor terhadap saham JELI terlihat sangat tinggi dengan catatan kelebihan permintaan atau oversubscribe hingga 273,37 kali pada porsi pooling. Tercatat sebanyak 630.491 pemesan berpartisipasi dalam penawaran umum perdana tersebut.

“Kepercayaan investor menjadi tanggung jawab bagi kami untuk terus menjaga kinerja perusahaan,” ujar Direktur JELI, Adhi S. Lukman. Ia menambahkan bahwa dana hasil IPO akan dikelola untuk memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi pemegang saham.

Di sisi lain, PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) sukses meraup dana segar senilai Rp 609,98 miliar melalui IPO. Perusahaan melepas 487.983.500 saham atau setara dengan 15,00 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Minat pasar terhadap JECX juga menunjukkan tren positif dengan kelebihan permintaan mencapai 62,5 kali pada porsi penjatahan terpusat. Sebanyak 555.699 investor tercatat ikut memesan saham perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan mata tersebut.

Presiden Direktur JECX, Dr. Johan A. M. M. Hutauruk, menyatakan IPO ini bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pertumbuhan operasional dengan tetap mengedepankan pelayanan berorientasi pada pasien.

Perusahaan menekankan semangat Care with Experience sebagai landasan utama pengembangan bisnis ke depan. Keahlian di bidang spesialisasi kesehatan mata menjadi modal utama JECX dalam menjaga daya saing di industri kesehatan nasional.