Tutup
NewsRegulasi

Anggito Jadi Bos LPS, Menkeu Purbaya: Dua Wamen Sudah Cukup

285
×

Anggito Jadi Bos LPS, Menkeu Purbaya: Dua Wamen Sudah Cukup

Sebarkan artikel ini
purbaya-siapkan-insentif-untuk-tarik-dolar-milik-wni-di-luar-negeri
Purbaya Siapkan Insentif untuk Tarik Dolar Milik WNI di Luar Negeri

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar akan mengambil alih langsung tugas-tugas yang sebelumnya diemban Anggito Abimanyu. Hal ini menyusul pelantikan Anggito sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

“Kelihatannya akan seperti ini (dua wamen) terus, dua wamen cukup. Irit gaji,” ujarnya kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/10/2025).

Pernyataan ini muncul setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Anggito sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS periode 2025-2030 dan memberhentikannya dari jabatan Wakil Menteri Keuangan.

Saat ini, Menkeu Purbaya dibantu oleh dua wakil menteri, yaitu Thomas Djiwandono dan Suahasil Nazara.

Purbaya juga menjelaskan bahwa untuk sementara, dirinya akan memegang langsung urusan pajak dan bea cukai, yang sebelumnya menjadi bagian dari tanggung jawab Anggito.

“Untuk sementara, saya pegang dua-duanya, pajak sama bea cukai… Ada yang nanya saya (soal pengganti Anggito), saya bilang, saya aja, daripada saya pusing,” kata Purbaya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo melantik Anggito Abimanyu sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Selain Anggito, dilantik pula Farid Azhar Nasution sebagai wakil ketua dan beberapa anggota dewan komisioner lainnya.

Anggito menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan untuk memperluas penempatan dana LPS, termasuk ke sektor asuransi.

“Jadi, kami akan melaksanakan penempatan dana (di asuransi) kalau memang oleh OJK dianggap, ataupun asuransi yang masih kurang dana segar. Jadi, mandatnya memang diperluas sekarang dibandingkan dengan sebelumnya,” kata Anggito.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terkoreksi setelah mencatat penguatan selama lima hari berturut-turut. Meski sempat dibuka di zona hijau, tekanan jual membuat IHSG berbalik arah dan ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (15/4/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG turun 0,68% atau terkoreksi 52,36 poin ke level 7.623,58. Baca Juga: Reli IHSG Terhenti SumbarSumbarbisnis.com Sell Asing…