Tutup
BisnisNewsTransportasi

Green SM Disorot Usai Insiden KRL Bekasi

75
×

Green SM Disorot Usai Insiden KRL Bekasi

Sebarkan artikel ini
siapa-pemilik-green-sm?-‘taksi-hijau’-yang-viral-karena-kecelakaan-krl-dan-ka-argo-bromo-di-bekasi-timur
Siapa Pemilik Green SM? ‘Taksi Hijau’ yang Viral karena Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur

Jakarta – Tabrakan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 28 April 2026, membuat nama Green SM ramai diperbincangkan publik. Taksi berwarna hijau itu menjadi sorotan setelah diduga terlibat dalam rangkaian awal kejadian yang memicu kecelakaan dua kereta tersebut.

Peristiwa bermula ketika sebuah taksi green SM berada di jalur perlintasan rel dekat Bulak Kapal. kendaraan itu kemudian tertemper KRL Commuter Line yang melintas. akibat kejadian tersebut, perjalanan KRL terhenti di jalur.

Dalam kondisi berhenti, KRL lalu ditabrak KA argo Bromo dari belakang di area Stasiun Bekasi Timur. Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan taksi Green SM berada di tengah rel sebelum tertabrak kereta.

Video itu langsung menarik perhatian publik dan memunculkan banyak pertanyaan mengenai perusahaan taksi listrik tersebut. Menanggapi hal itu, Green SM indonesia telah menyampaikan pernyataan resmi.

Melalui unggahan di akun Instagram resminya, perusahaan menyatakan telah memberi perhatian terhadap kejadian tersebut dan mendukung proses investigasi yang dilakukan pihak berwenang.

Meski begitu,peristiwa ini membuat banyak masyarakat penasaran dengan sosok pemilik Green SM dan latar belakang perusahaan tersebut.

Mengutip laman resminya, Green SM merupakan bagian dari Green and Smart Mobility (GSM), perusahaan yang didirikan oleh Pham Nhat Vuong, pimpinan Vingroup asal Vietnam.

Pada 6 Maret 2023, Pham Nhat Vuong mengumumkan peluncuran Green and Smart Mobility (GSM), perusahaan yang bergerak di bidang penyewaan kendaraan listrik dan layanan mobilitas berbasis transportasi ramah lingkungan.

GSM disebut fokus pada kendaraan listrik multi-platform dengan dua layanan utama, yakni pemesanan mobil listrik serta penyewaan mobil dan sepeda motor listrik.

dalam pengembangannya, perusahaan menyiapkan investasi sebanyak 20.000 mobil dan 60.000 sepeda motor listrik. Kendaraan itu digunakan untuk layanan perjalanan maupun disewakan kepada perusahaan transportasi lain yang membutuhkan armada berbasis listrik.

Pham Nhat Vuong dikenal sebagai tokoh bisnis besar di Vietnam melalui Vingroup, grup usaha yang memiliki berbagai lini bisnis seperti properti, pendidikan, kesehatan, teknologi, hingga otomotif melalui merek kendaraan listrik VinFast.

Melalui GSM, perusahaan berupaya memperluas penggunaan kendaraan listrik di masyarakat sekaligus mendorong perubahan pola transportasi menuju sistem yang lebih ramah lingkungan.