Tutup
EkonomiEnergiNews

Purbaya Pastikan Kenaikan BBM Non-Subsidi Tak Dongkrak Inflasi

135
×

Purbaya Pastikan Kenaikan BBM Non-Subsidi Tak Dongkrak Inflasi

Sebarkan artikel ini
purbaya-pede-kenaikan-harga-bbm-non-subsidi-tak-picu-lonjakan-inflasi,-ini-alasannya
Purbaya Pede Kenaikan Harga BBM Non-subsidi Tak Picu Lonjakan Inflasi, Ini Alasannya

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi sadewa memastikan kenaikan harga BBM non-subsidi tidak akan memicu lonjakan inflasi. Ia menegaskan pemerintah tetap menjaga harga BBM subsidi agar tekanan inflasi bisa terkendali.

Purbaya menyebut langkah itu juga bertujuan menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengelolaan anggaran yang lebih baik.

“Sekarang (harga BBM) naik, tapi yang non-subsidi. Yang subsidi enggak naik, jadi inflasinya bisa dikendalikan,” kata Purbaya dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa, 21 April 2026.

Dia menegaskan, kelompok masyarakat yang lebih mampu memang semestinya membayar harga BBM lebih tinggi. selama ini, kata Purbaya, masyarakat di desil 8, 9, dan 10 masih menikmati hampir 30 persen dari total subsidi BBM yang digelontorkan pemerintah.

“Orang mampu ya biar aja (pakai BBM non-subsidi). Kalau kita hitung dari subsidi lain yang macam-macam itu, mereka udah menikmati terlalu banyak. Jadi mereka udah harusnya (bayar lebih mahal). Karena subsidi kan memang untuk masyarakat kecil,” ujarnya.

Saat ditanya soal potensi perpindahan konsumen ke BBM bersubsidi, Purbaya menilai hal itu secara teknis menjadi kewenangan Kementerian ESDM.

selain itu, Kementerian ESDM juga telah menjalankan program pembatasan pembelian BBM subsidi bagi kendaraan tertentu berdasarkan kapasitas mesin atau CC.

Purbaya tidak menampik kemungkinan masih ada sedikit kebocoran di lapangan. Namun, selama kebocoran itu tidak besar, ia menilai pemerintah masih bisa mengendalikannya.

“Saya asumsikan pasti ada kebocoran sedikit. Tapi selama bisa dikendalikan, ya enggak apa-apa. Selama enggak gede-gede amat, saya rasa sih bisa dikendalikan,” ujarnya.