Padang – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa anak-anak disabilitas intelektual memiliki hak yang sama untuk sehat, berprestasi, dan dihargai.
Penegasan ini disampaikan saat membuka kegiatan Healthy Athletes Special tahun 2026 di Gedung Serba Guna PT Semen Padang, Jumat (6/2/2026).
“Setiap anak memiliki potensi.anak-anak SOIna ini bukan untuk dikasihani, tetapi untuk didukung agar mereka bisa tumbuh percaya diri, sehat, dan berprestasi,” tegas Mahyeldi.
Pemprov Sumbar, kata Mahyeldi, mendukung penuh upaya-upaya kemanusiaan seperti yang dilakukan Special Olympics Indonesia (SOIna).
Healthy Athletes Special merupakan program SOIna untuk memberikan layanan kesehatan gratis, ramah, dan inklusif bagi atlet disabilitas intelektual.
Mahyeldi mengapresiasi konsistensi SOIna dalam mendampingi atlet bertalenta khusus, tidak hanya melalui pembinaan olahraga, tetapi juga melalui perhatian terhadap aspek kesehatan sebagai fondasi prestasi.
Ia menilai, kehadiran orang tua, pelatih, relawan, dan komunitas menjadi kekuatan utama dalam membangun ekosistem yang ramah dan inklusif bagi anak-anak disabilitas intelektual.
“Anak berkebutuhan khusus bukanlah beban, melainkan amanah yang harus dijaga bersama,” ujarnya.
Pengurus pusat SOIna, Tri Juda Airlangga Harjoprawito, menjelaskan bahwa program Healthy Athletes bertujuan memastikan kondisi kesehatan atlet disabilitas intelektual tetap terjaga.”Banyak atlet disabilitas intelektual yang kesulitan menyampaikan keluhan kesehatannya. Melalui Healthy Athletes, kami ingin memastikan mereka tidak terhambat oleh persoalan kesehatan yang sebenarnya bisa dicegah dan ditangani sejak dini,” ungkapnya.
Tri Juda juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak di Sumbar yang selama ini aktif mendorong kemajuan atlet SOIna, serta mendorong penguatan pendataan atlet secara lebih akurat agar pembinaan dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Wakil Ketua II SOIna sumbar, Rohmateti, menegaskan bahwa Healthy Athletes bukan sekadar kegiatan pemeriksaan medis, melainkan bagian dari komitmen inklusi dan keberpihakan terhadap atlet disabilitas intelektual.
“Seorang atlet tidak hanya butuh latihan, tetapi juga kesehatan yang prima. Mata yang sehat, pendengaran yang baik, dan kondisi fisik yang terjaga adalah fondasi utama untuk meraih prestasi,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, para atlet SOIna Sumbar mendapatkan layanan pemeriksaan mata, gigi, pendengaran, kebugaran, serta edukasi kesehatan yang dilakukan oleh tenaga medis dan relawan secara profesional dan penuh empati.
Kegiatan pembukaan Healthy Athletes SOIna Sumbar Tahun 2026 turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting lainnya.







