Tutup
EkonomiNewsPendidikan

UNP Buka Japan Career Center Perluas Peluang Kerja Lulusan

115
×

UNP Buka Japan Career Center Perluas Peluang Kerja Lulusan

Sebarkan artikel ini
wako-fadly-amran-apresiasi-upt-pkk-unp-hadirkan-career-planning-jepang
Wako Fadly Amran Apresiasi UPT PKK UNP Hadirkan Career Planning Jepang

Padang – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyambut positif kehadiran Japan Career Center (JCC) di Universitas Negeri Padang (UNP). Pusat karier ini merupakan kolaborasi strategis antara UPT PKK UNP dengan Career Planning Jepang untuk membuka peluang kerja internasional bagi lulusan perguruan tinggi.

Peresmian JCC berlangsung di Lantai I Gedung pusat Informasi dan Perpustakaan UNP, Rabu (15/4/2026). Hadir dalam acara tersebut Rektor UNP Krismadinata, Senior Executive UNP Prof. Ganefri, Presiden Direktur Career Planning Co, Ltd Hiromichi Makino, serta Kepala BP3MI Sumbar Jupriyadi.

Fadly Amran mengungkapkan, Kota Padang saat ini menghadapi tantangan berupa terbatasnya lapangan kerja bagi lulusan sarjana. Data menunjukkan sekitar 9 persen lulusan sarjana di Padang masih kesulitan mendapatkan pekerjaan.

“Pemko Padang sangat mengapresiasi kehadiran Japan Career center ini. Kami berharap pusat karier ini menjadi solusi konkret dalam membuka peluang kerja ke luar negeri, khususnya ke jepang,” ujar Fadly.

Menurut Fadly,program JCC sangat selaras dengan tradisi merantau masyarakat Minangkabau.Ia menilai Jepang sebagai negara tujuan potensial karena kebutuhan tenaga kerja yang tinggi serta budaya kerja yang disiplin dan profesional.

“Ini peluang emas bagi generasi muda untuk mengembangkan kompetensi dan meningkatkan kesejahteraan. Pemko Padang mendukung penuh program ini karena sejalan dengan program Unggulan Padang Juara,” tambahnya.

Presiden Direktur Career Planning Co, Ltd, Hiromichi Makino, menyampaikan terima kasih kepada UNP yang telah menjembatani talenta muda Indonesia untuk berkarier di Jepang secara legal.

“Peserta tidak hanya dibekali kemampuan bahasa Jepang, tetapi juga pemahaman budaya, disiplin, dan etos kerja.Tujuannya agar mereka benar-benar siap dan profesional saat bekerja di Jepang,” jelas Makino.

Sementara itu, Rektor UNP Krismadinata menegaskan bahwa JCC adalah langkah nyata kampus dalam menjawab tantangan pengangguran. Ia menyebut tingginya angka pengangguran bukan disebabkan rendahnya kualitas pendidikan, melainkan terbatasnya peluang kerja di dalam negeri.

“UNP mendorong mahasiswa menjadi tenaga kerja profesional yang memiliki kompetensi, bahasa, dan pemahaman budaya yang memadai untuk bekerja di luar negeri,” pungkas Krismadinata.