Tutup
NewsRegulasi

Kelompok Makanan, Minuman, Tembakau Picu Deflasi di Sumbar

622
×

Kelompok Makanan, Minuman, Tembakau Picu Deflasi di Sumbar

Sebarkan artikel ini
person holding white and red plastic pack

Padang – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) mencatat deflasi pada Juli 2024 di seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

Deflasi ini terutama disebabkan oleh penurunan harga kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mencapai 3,34%.

“Kelompok ini memberikan andil deflasi sebesar 1,14% secara month to month (mtm),” ujar Kepala BI Perwakilan Sumbar, Mohamad Abdul Majid Ikram, di Padang, Sabtu (3/8/2024).

Beberapa komoditas yang berkontribusi pada deflasi pada kelompok tersebut antara lain cabai merah (-0,71%), bawang merah (-0,28%), dan daging ayam ras (-0,05%). Penurunan harga komoditas pangan ini dipengaruhi oleh meningkatnya pasokan dari dalam dan luar Sumbar, serta lancarnya distribusi akibat dibukanya jalan nasional Padang-Bukittinggi via Padang Panjang.

Selain makanan, minuman, dan tembakau, kelompok transportasi juga memberikan andil deflasi sebesar 0,08% dengan komoditas dominan berupa tarif angkutan udara (-0,02%).

Meski demikian, deflasi lebih dalam tertahan oleh kelompok pendidikan yang mengalami inflasi sebesar 1,03%. Komoditas yang memicu inflasi pada sektor ini adalah sekolah menengah atas, sekolah dasar, dan bimbingan belajar.

“Kenaikan biaya pendidikan sejalan dengan momentum tahun ajaran baru,” jelas Abdul Majid.

Di antara kabupaten dan kota penghitung inflasi, Pasaman Barat mencatat deflasi tertinggi sebesar 1,74%. Sementara itu, Kota Padang mengalami deflasi 0,87%, Dharmasraya 1,52%, dan Bukittinggi 0,60%.

“Deflasi ini terutama disebabkan oleh penurunan harga komoditas pangan dan tarif angkutan udara,” pungkas Abdul Majid.ortasi, Pendidikan

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Kamis (16/4/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.888.000. Harga emas Antam itu turun Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (15/4/2026) yang berada di level Rp 2.893.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.674.000 per gram. Harga…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan, sejumlah emiten dengan arus kas kuat semakin agresif melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham. Langkah ini dinilai menjadi salah satu strategi untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental perusahaan. Deretan Emiten Lakukan Buyback Saham Terbaru, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…