Tutup
Perbankan

Berkat Pembiayaan BRI, Mitra Dapur MBG di Sumsel Ini Sukses Berdayakan Masyarakat Sekitar

240
×

Berkat Pembiayaan BRI, Mitra Dapur MBG di Sumsel Ini Sukses Berdayakan Masyarakat Sekitar

Sebarkan artikel ini

Ogan Ilir – Bank Rakyat Indonesia (BRI) memberikan dukungan finansial kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terlibat dalam Programme Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tanjung Raja, ogan Ilir, Sumatra Selatan.Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi lokal dan keberlanjutan program.

Salah satu UMKM yang menjadi mitra MBG, Catering Dapur Ibu, menerima manfaat dari pembiayaan BRI. Usaha milik Wiwin Agustina ini dipercaya untuk menyiapkan ribuan porsi makanan setiap hari bagi siswa di 14 sekolah sebagai mitra dapur program MBG.

Wiwin mengungkapkan bahwa usahanya dipercaya sebagai dapur percontohan sejak 13 Januari 2025 dan mulai menyuplai makanan bergizi ke 14 sekolah di wilayah Kecamatan Tanjung Raja. “Tiap harinya total penerima makanan bergizi ini mencapai 3.356 siswa, mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA,” ujarnya.

Wiwin, yang juga merupakan anggota aktif Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI), menjelaskan bahwa menjadi mitra dapur dalam program pemerintah merupakan pengalaman baru, meskipun telah merintis usaha sejak 2015. Menurutnya, tingginya permintaan serta standar kualitas dan higienitas yang ketat dari pemerintah menjadi tantangan tersendiri.Kondisi ini menuntut kesiapan dapur secara menyeluruh, termasuk sarana sanitasi yang memadai, peralatan masak berkapasitas besar, serta pengemasan makanan yang sesuai standar.

Wiwin menyatakan bahwa sebagai bentuk keseriusan dalam mengikuti program,pihaknya melakukan berbagai penyesuaian operasional yang memerlukan pembiayaan. “Waktu itu, kami ditunjuk untuk maju jadi mitra dapur, dan bagaimanapun kami harus melengkapi semua persyaratan yang ditentukan oleh Badan Gizi Nasional,” katanya.

Sebelumnya, Wiwin menjelaskan, dapur yang dimilikinya adalah dapur rumahan biasa. “Jadi, untuk bisa memulai program ini, kami memang harus menyiapkan dana sendiri terlebih dahulu,” jelasnya.

Berkat kedisiplinan dan rekam jejak yang baik sebagai nasabah pembiayaan BRI sejak awal merintis usaha, Wiwin tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan akses permodalan saat dapurnya membutuhkan dukungan tambahan.

“Support inilah yang membuat usahanya lebih stabil,” kata Wiwin, menambahkan bahwa aliran pesanan yang konsisten dari program MBG membuat kegiatan produksi dari usahanya bisa berjalan secara berkelanjutan.

Saat ini, Catering Dapur Ibu mempekerjakan sekitar 50 orang, dengan 47 di antaranya secara khusus menangani penyediaan makanan untuk program MBG. Wiwin menyebutkan bahwa seluruh tenaga kerja direkrut dari lingkungan sekitar tempat tinggalnya, yang merupakan bagian dari komunitas lokal.

“Bisa dibilang kami saling memberdayakan satu sama lain, demi menggerakkan ekonomi warga sekitar,” sebutnya.

Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menjelaskan bahwa dukungan BRI berupa akses pembiayaan terhadap program MBG merupakan wujud nyata perusahaan dalam menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan, khususnya melalui penguatan dan pemberdayaan sektor UMKM.

Hendy menjelaskan bahwa program MBG tidak semata-mata soal pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga tentang membuka akses bagi pelaku ekonomi lokal untuk berkembang. “BRI berperan aktif dalam memastikan para pelaku UMKM yang terlibat dalam rantai pasok program ini dapat tumbuh secara konsisten dan berkelanjutan,” tambahnya.