Tutup
News

SMA Pertiwi Padang Siapkan Call Center Darurat, Batasi Ponsel Demi Fokus Belajar

196
×

SMA Pertiwi Padang Siapkan Call Center Darurat, Batasi Ponsel Demi Fokus Belajar

Sebarkan artikel ini
sma-pertiwi-1-siapkan-call-center-darurat,-ny-sri-hayati-ajak-siswa-fokus-prestasi-akademik-dan-non-akademik
SMA Pertiwi 1 Siapkan Call Center Darurat, Ny Sri Hayati Ajak Siswa Fokus Prestasi Akademik dan Non-akademik

Padang – Menindaklanjuti Surat Edaran Dinas Pendidikan Sumatera Barat terkait pembatasan penggunaan telepon seluler, SMA Pertiwi 1 Padang menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Salah satunya adalah dengan membentuk call center darurat sebagai solusi komunikasi saat siswa dilarang membawa ponsel.

Kepala Sekolah SMA Pertiwi 1 Padang,Firdaus,menyatakan bahwa penerapan pembatasan penggunaan ponsel di lingkungan sekolah akan dilakukan secara bertahap. Hal ini disampaikan menanggapi Surat Edaran Nomor: 100.3.4.4/3240/Sek/Disdik-2025 tentang Pembatasan Penggunaan Telepon Seluler di lingkungan satuan pendidikan SMA, SMK, dan SLB di provinsi Sumatera Barat. “Teknisnya akan kami sampaikan kepada orang tua melalui grupparenting atau grup kelas,” ungkapnya saat kultum Jumat (25/7/2025).

Firdaus menjelaskan, aturan ini bertujuan agar siswa lebih fokus belajar tanpa gangguan ponsel selama jam pelajaran. Ia menerangkan, “Pada jam pertama, guru akan mengambil absen sekaligus mengumpulkan ponsel untuk diletakkan di kotak khusus.”

kotak penyimpanan ponsel tersebut nantinya akan disimpan di ruang wakil kepala sekolah. Siswa baru dapat mengambil kembali ponsel mereka saat jam pulang sekolah. Sistem ini diharapkan dapat membiasakan siswa untuk memaksimalkan konsentrasi belajar. “Sebagai bentuk antisipasi jika terjadi keadaan darurat, sekolah juga menyiapkan layanan khusus berupa call center. Saat ini, persiapan tengah dilakukan,” imbuh Firdaus.

Wakil Ketua Yayasan Pertiwi, Ny. Sri Hayati Maigus Nasir, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah yang diambil pihak sekolah. Ia mengajak para siswa untuk tetap fokus pada prestasi akademik dan non-akademik. “Sukses dalam hidup tidak hanya diukur dari akademik, tetapi juga dari prestasi non-akademik. Jadilah anak yang cerdas, jauhi tawuran, dan mari kita wujudkan Kota Padang yang nyaman untuk pendidikan,” pungkasnya.