Tutup
NewsRegulasi

PUPR Dukung Pemko Bukittinggi Matangkan Rencana Pembangunan Kota

196
×

PUPR Dukung Pemko Bukittinggi Matangkan Rencana Pembangunan Kota

Sebarkan artikel ini
pemko-bukittinggi-gelar-rakor-bersama-bpw-kementerian-pupr
Pemko Bukittinggi Gelar Rakor bersama BPW Kementerian PUPR

Bukittinggi – Pemerintah Kota Bukittinggi terus mematangkan konsep pembangunan perkotaan yang terintegrasi melalui rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Kedua Integrated City Planning (ICP).

Rakorda ini digelar bersama Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR.

Rakorda yang berlangsung di Bukittinggi Command Center (BCC), Kamis (21/8), membahas dan menyepakati beberapa poin penting. Poin tersebut meliputi baseline analysis,vision and general intent,general plan,serta visualisasi pilot area.

Mangapul nababan dalam laporannya menyampaikan hasil rakorda sebelumnya yang membahas pembangunan perkotaan di Bukittinggi. Ia menekankan pentingnya masukan dari pemerintah kota agar konsep yang disusun selaras dengan dokumen perencanaan daerah.

“Bukittinggi dipilih sebagai salah satu dari 10 pilot project dalam proyek pengembangan perkotaan nasional dan masuk dalam 50 kota prioritas RPJTN. Karena itu, masukan dari Pemko Bukittinggi akan menentukan arah finalisasi master plan yang disiapkan hingga tahun 2027,” ujarnya.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menjelaskan bahwa ICP bukan hanya sekadar konsep teknis, melainkan rencana strategis yang menyatukan kebijakan, program, serta investasi. Hal ini bertujuan agar pembangunan kota lebih terarah dan berkelanjutan.

Ramlan menambahkan,pemerintah kota memprioritaskan penataan fasilitas umum, penerangan jalan, dan rencana penataan kabel listrik bawah tanah demi kenyamanan dan keamanan masyarakat.

Pengembangan transportasi publik, termasuk mobil wisata, juga direncanakan untuk mendukung pariwisata dan pergerakan warga.

“Melalui ICP ini, kita ingin memastikan pembangunan bukittinggi benar-benar terintegrasi, mulai dari penguatan infrastruktur, peningkatan layanan publik, hingga pelestarian identitas budaya kota. Dengan demikian, Bukittinggi dapat menjadi model kota yang inovatif, inklusif dan berkelanjutan,” katanya.

Selain itu, Pemko Bukittinggi juga tengah mengusulkan festival budaya dan perayaan 100 tahun Jam Gadang sebagai bagian dari agenda besar memperkuat identitas kota sebagai salah satu kota perjuangan.