TANAH DATAR – Warga Pandai Sikek,Kecamatan X Koto,menolak rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di wilayah mereka. Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Tanah Datar memberikan pendampingan dan advokasi kepada masyarakat.
PJKIP terjun langsung ke lapangan untuk berdiskusi dan mengumpulkan informasi terkait penolakan tersebut.
Ketua PJKIP Tanah Datar, Rezki aryendi, menyatakan timnya telah bekerja maksimal menghimpun informasi penolakan PLTB. “Tim kita sudah kembali dari lapangan dan mendapatkan beberapa informasi terkait penolakan PLTB,” ujarnya.
Rezki berharap perusahaan penyelenggara lebih terbuka dan selektif dalam memaparkan manfaat serta kerugian pembangunan PLTB kepada masyarakat.
“Kami mendorong perusahaan agar lebih selektif dan terbuka terhadap informasi yang dibutuhkan masyarakat, terutama terkait manfaat, kerugian, serta bahaya yang mungkin timbul jika PLTB dibangun,” tegasnya.
PJKIP menilai komunikasi yang baik dan terbuka antara perusahaan dan masyarakat akan mencairkan suasana.
“Perusahaan penyelenggara harus melakukan penetrasi maksimal agar masyarakat dan perusahaan dapat menemukan titik tengah dalam persoalan penolakan ini,” pungkas Rezki.







