Tutup
NewsRegulasi

Anggito Jadi Bos LPS, Menkeu Purbaya: Dua Wamen Sudah Cukup

287
×

Anggito Jadi Bos LPS, Menkeu Purbaya: Dua Wamen Sudah Cukup

Sebarkan artikel ini
purbaya-siapkan-insentif-untuk-tarik-dolar-milik-wni-di-luar-negeri
Purbaya Siapkan Insentif untuk Tarik Dolar Milik WNI di Luar Negeri

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar akan mengambil alih langsung tugas-tugas yang sebelumnya diemban Anggito Abimanyu. Hal ini menyusul pelantikan Anggito sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

“Kelihatannya akan seperti ini (dua wamen) terus, dua wamen cukup. Irit gaji,” ujarnya kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/10/2025).

Pernyataan ini muncul setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Anggito sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS periode 2025-2030 dan memberhentikannya dari jabatan Wakil Menteri Keuangan.

Saat ini, Menkeu Purbaya dibantu oleh dua wakil menteri, yaitu Thomas Djiwandono dan Suahasil Nazara.

Purbaya juga menjelaskan bahwa untuk sementara, dirinya akan memegang langsung urusan pajak dan bea cukai, yang sebelumnya menjadi bagian dari tanggung jawab Anggito.

“Untuk sementara, saya pegang dua-duanya, pajak sama bea cukai… Ada yang nanya saya (soal pengganti Anggito), saya bilang, saya aja, daripada saya pusing,” kata Purbaya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo melantik Anggito Abimanyu sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Selain Anggito, dilantik pula Farid Azhar Nasution sebagai wakil ketua dan beberapa anggota dewan komisioner lainnya.

Anggito menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan untuk memperluas penempatan dana LPS, termasuk ke sektor asuransi.

“Jadi, kami akan melaksanakan penempatan dana (di asuransi) kalau memang oleh OJK dianggap, ataupun asuransi yang masih kurang dana segar. Jadi, mandatnya memang diperluas sekarang dibandingkan dengan sebelumnya,” kata Anggito.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (16/4/2026), sejalan dengan sentimen positif dari bursa global. Berdasarkan data RTI pukul 09.07 WIB, IHSG naik 1,04% atau 79,284 poin ke level 7.702,870. Sebanyak 393 saham menguat, 135 saham melemah, dan 176 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan tercatat mencapai 3,9 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,6 triliun. Baca Juga: Rupiah Dibuka…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Kamis (16/4/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.888.000. Harga emas Antam itu turun Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (15/4/2026) yang berada di level Rp 2.893.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.674.000 per gram. Harga…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan, sejumlah emiten dengan arus kas kuat semakin agresif melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham. Langkah ini dinilai menjadi salah satu strategi untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental perusahaan. Deretan Emiten Lakukan Buyback Saham Terbaru, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)…