Tutup
News

Menteri Transmigrasi Meninjau KTM Silaut, Wabup Menyambut

330
×

Menteri Transmigrasi Meninjau KTM Silaut, Wabup Menyambut

Sebarkan artikel ini
wabup-pesisir-selatan-sambut-kunjungan-menteri-transmigrasi-ri-di-ktm-silaut
Wabup Pesisir Selatan Sambut Kunjungan Menteri Transmigrasi RI di KTM Silaut

Pesisir Selatan – Menteri Transmigrasi RI, Iftitah Sulaiman Suryanagara, meninjau Kawasan Transmigrasi Mandiri (KTM) Silaut, Pesisir Selatan, Senin (10/11/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung perkembangan kawasan transmigrasi dan mengevaluasi program pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan.

Menteri Iftitah menegaskan bahwa transmigrasi bukan sekadar pemindahan penduduk.

“Kawasan transmigrasi seperti Silaut memiliki nilai strategis dalam memperluas akses ekonomi masyarakat sekaligus menjadi penyangga pertumbuhan wilayah perbatasan antarprovinsi,” ujarnya.

Pemerintah akan terus memperkuat program ini dengan dukungan infrastruktur, akses pasar, dan pelatihan produktif bagi transmigran.

Kementerian Transmigrasi tengah mempercepat implementasi konsep “Transmigrasi Produktif dan Berkelanjutan” dengan mendorong kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan swasta.

Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi, menyambut baik perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan kawasan transmigrasi di wilayahnya.

“Kami berterima kasih atas komitmen pemerintah pusat melalui Kementerian Transmigrasi,” katanya.

Pemkab Pesisir Selatan siap mendukung penuh pengembangan kawasan transmigrasi agar mampu menjadi pusat ekonomi baru di wilayah selatan Sumatera Barat.

Pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan infrastruktur pendukung seperti peningkatan jalan produksi, jaringan listrik, dan akses komunikasi digital di wilayah transmigrasi.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Iftitah juga meninjau unit usaha masyarakat, fasilitas umum seperti puskesmas pembantu, dan lahan pertanian produktif hasil program transmigrasi.

Menteri Iftitah berkomitmen menjadikan KTM Silaut sebagai model kawasan transmigrasi yang terintegrasi dengan ekonomi lokal dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Kunjungan kerja diakhiri dengan dialog bersama warga transmigran dan perangkat nagari, di mana aspirasi masyarakat terkait peningkatan akses jalan, dukungan sarana pertanian, dan pengembangan usaha kecil disampaikan kepada menteri.