Tutup
EkonomiPerbankan

DJBC Pesan Pita Cukai, Ekonomi Diprediksi Menguat Tahun 2026

250
×

DJBC Pesan Pita Cukai, Ekonomi Diprediksi Menguat Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
djbc-pesan-25-juta-pita-cukai-ke-peruri,-optimis-ekonomi-membaik-2026
DJBC Pesan 25 Juta Pita Cukai ke Peruri, Optimis Ekonomi Membaik 2026

Karawang – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memastikan ketersediaan pita cukai aman untuk Januari 2026.Sebanyak 25 juta pita cukai telah dipesan dari Perum peruri.

Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan,Djaka Budhi Utama,menyatakan pita cukai tersebut diperuntukkan bagi hasil tembakau (HT) dan minuman yang mengandung etil alkohol (MMEA).

“Pita cukai yang kita pesan saat ini sudah siap sekitar 25 juta, sehingga untuk tahun depan atau Januari (2026), aman untuk pendistribusian cukainya,” kata Djaka saat konferensi pers di Karawang, Jawa Barat, Rabu (10/12).

Djaka menyampaikan apresiasi kepada Direktur Utama Perum Peruri, Dwina Septiani Wijaya, atas pemenuhan pesanan Bea Cukai tepat waktu.

Ia juga menyinggung isu kenaikan tarif cukai 2026 yang sempat mencuat. Namun,Djaka mengutip arahan Menteri Keuangan purbaya Yudhi Sadewa yang menegaskan tidak ada kenaikan tarif cukai untuk tahun depan.

“Dengan keputusan Menteri (Menkeu Purbaya) bahwa pita cukai untuk 2026 tidak mengalami kenaikan, Perum Peruri bisa memenuhi pemesanan Bea Cukai sesuai dengan waktu, sehingga tidak mengalami kendala dalam pencetakannya,” jelas djaka.

Bea Cukai mencatat, dari total pesanan, 24,3 juta lembar pita cukai diperuntukkan bagi hasil tembakau dan 310 ribu lembar untuk MMEA.

Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa, Nirwala Dwi Heryanto, menambahkan bahwa jumlah pemesanan pita cukai Januari 2026 mencerminkan optimisme para pengusaha, termasuk di industri rokok.

“Dengan dilihat dari pemetaan rokok, sekarang 25 juta (pita cukai) itu kan berarti perusahaan rokok sendiri optimis. Kalau enggak,ngapain dia pesan pita cukai banyak-banyak,iya kan? Walaupun enggak naik (tarif cukai),dia optimis tahun depan kondisi perekonomian akan lebih baik,” pungkas Nirwala.