Tutup
EkonomiNews

Perusahaan Baru Ukir Kinerja Positif, Lampaui Target

336
×

Perusahaan Baru Ukir Kinerja Positif, Lampaui Target

Sebarkan artikel ini
baru-beroperasi,-kinerja-perusahaan-ini-langsung-tancap-gas
Baru Beroperasi, Kinerja Perusahaan Ini Langsung Tancap Gas

Jakarta – Konsumsi minyak sawit di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Data terbaru dari Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (Gapki) mencatat peningkatan konsumsi yang signifikan.

Sepanjang Januari hingga September 2025, konsumsi minyak sawit domestik mencapai 18,5 juta ton.

Angka ini melonjak 5,13 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang tercatat sebesar 17,55 juta ton.

Sektor biodiesel menjadi motor utama pendorong konsumsi minyak sawit di dalam negeri.

Gapki mencatat, sektor ini menyerap 9,41 juta ton, atau sekitar 51 persen dari total konsumsi domestik.

sementara itu,sektor pangan menyerap 7,37 juta ton (40 persen) dan sektor oleokimia sebesar 1,67 juta ton (9 persen).

Kabar baik juga datang dari sisi ekspor minyak sawit indonesia.

Ekspor sepanjang Januari-September 2025 naik sekitar 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024,dari 21,94 juta ton menjadi 24,89 juta ton.

Dari segi nilai, ekspor minyak sawit Indonesia melonjak 39,85 persen per akhir September 2025 dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Nilai ekspor minyak sawit mencapai US$27,31 miliar,sedangkan pada periode sama 2024 senilai US$19,53 miliar.

PT Sawit Mas Indonesia (samasindo) pun optimistis dengan kinerja perusahaan.

Perusahaan menargetkan mampu mencapai kapasitas produksi hingga 80 persen di sepanjang tahun ini.

“Di tengah kondisi musim belakangan ini, kami optimistis realisasi target produksi tahun 2025 bisa mencapai berkisar 75-80 persen dari kapasitas terpasang,” jelas Direktur PT Sawit Mas Indonesia, Cheny Canliarta, dalam keterangan resminya, Kamis, 18 Desember 2025.

Cheny menambahkan, seluruh hasil produksi CPO Samasindo diserap oleh pasar domestik karena permintaan dari dalam negeri masih tinggi.

“Pembeli kami mayoritas adalah produsen minyak goreng di dalam negeri,” tuturnya.

Untuk menjaga kinerja di tengah persaingan pasar domestik, Samasindo tidak hanya mengandalkan ketepatan waktu pengiriman, tetapi juga menjaga kualitas terbaik.

“Selain itu, kami juga responsif terhadap kebutuhan konsumen dengan cara menjaga komunikasi dua arah yang baik,” ujarnya.

Di sisi lain,menteri Ketenagakerjaan Yassierli mendorong perusahaan untuk mengizinkan pekerjanya bekerja dari mana saja (Work From Anywhere/WFA) pada tanggal 29-31 Desember 2025.