Tutup
EkonomiEmasInvestasiNews

Perak Cetak Rekor Tertinggi, Sentimen Global Terus Mendorong

194
×

Perak Cetak Rekor Tertinggi, Sentimen Global Terus Mendorong

Sebarkan artikel ini
ikuti-jejak-emas,-harga-perak-cetak-rekor-sepanjang-sejarah!-segini-harganya
Ikuti Jejak Emas, Harga Perak Cetak Rekor Sepanjang Sejarah! Segini Harganya

Jakarta – Harga perak mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, menembus level US$77 per ons untuk pertama kalinya.

Lonjakan harga perak ini mengikuti jejak emas yang sebelumnya telah melampaui level psikologis US$4.500 per ons.

Pada perdagangan Jumat (26/12/2025), harga perak spot melonjak 7 persen ke level US$77,12 per ons.Nilai tersebut setara dengan sekitar Rp 1,29 juta (dengan estimasi kurs Rp 16.670 per dolar AS).

Sepanjang tahun 2025, perak telah mencatatkan kenaikan sebesar 167 persen secara year-to-date (ytd).

Kenaikan harga emas dan perak didorong oleh beberapa faktor.

Di antaranya defisit pasokan global,statusnya sebagai mineral kritis di Amerika Serikat (AS),ekspektasi penurunan suku bunga acuan oleh federal Reserve (The Fed),dan ketegangan geopolitik yang meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven.

Harga emas spot juga mengalami kenaikan, naik 1,1 persen menjadi US$4.529,8 per ons setelah sempat menyentuh rekor tertinggi di US$4.533,14 per ons.

Kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Februari juga menguat 1,3 persen ke US$4.559 per ons.

Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist Zaner Metals, peter Grant, mengatakan bahwa ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed menjadi pendorong utama volatilitas harga logam mulia.

Ia juga menambahkan adanya kemungkinan investor melakukan aksi ambil untung menjelang pergantian tahun.

“Ekspektasi pelonggaran lanjutan The Fed pada 2026, dolar AS yang melemah, serta meningkatnya ketegangan geopolitik mendorong volatilitas di pasar yang relatif tipis,” ujar Grant, seperti dikutip dari CNBC Internasional.”Meski ada risiko aksi ambil untung jelang akhir tahun,tren kenaikan masih sangat kuat,” tambahnya.

dari sisi geopolitik, ketegangan global kembali meningkat setelah Amerika Serikat melakukan serangan udara terhadap militan ISIS di Nigeria barat laut.situasi ini semakin memperkuat permintaan aset safe haven.

Grant memprediksi potensi kenaikan harga perak belum berakhir.Menurutnya,harga perak akan terkerek seiring meningkatnya harga emas.

“Level US$77 per ons dan bahkan US$80 untuk perak sangat mungkin tercapai sebelum akhir tahun.Untuk emas, target berikutnya berada di US$4.686,81,dengan peluang menembus US$5.000 pada paruh pertama tahun depan,” pungkasnya.