Tutup
Regulasi

Chengdong Corporation Lepas 3,71 Miliar Saham BUMI, Divestasi Berlanjut

318
×

Chengdong Corporation Lepas 3,71 Miliar Saham BUMI, Divestasi Berlanjut

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Investor asal China, Chengdong Corporation, terus mengurangi kepemilikannya di PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melalui serangkaian aksi divestasi saham. Dalam beberapa hari perdagangan terakhir, perusahaan tersebut telah menjual miliaran lembar saham BUMI.

Berdasarkan keterbukaan informasi, Chengdong Corporation telah melepas sekitar 3,71 miliar saham BUMI. Data per 29 Desember 2025 menunjukkan kepemilikan Chengdong Corporation atas saham BUMI kini menjadi 22,27 miliar lembar.

Penjualan saham ini dilakukan secara bertahap sejak awal Desember 2025.

Pada 1 Desember 2025, Chengdong Corporation tercatat melakukan dua kali transaksi.

Pertama, mereka menjual 160,32 juta saham dengan harga Rp 246 per saham, menghasilkan Rp 39,44 miliar.

Transaksi kedua, sebanyak 300 juta saham BUMI dilepas dengan harga Rp 244, senilai Rp 73,20 miliar.

Dengan demikian, pada hari itu saja, Chengdong Corporation meraup total Rp 112,64 miliar.

Aksi penjualan berlanjut pada 3 Desember 2025 dengan melepas 195 juta saham di harga Rp 243, menghasilkan Rp 47,38 miliar.

Sehari setelahnya, 174,33 juta saham dijual di harga Rp 242 atau senilai Rp 42,18 miliar. Pada 5 Desember 2025, Chengdong Corporation menjual 207 juta saham BUMI di harga Rp 238.

Pada 8 Desember 2025, perusahaan kembali melakukan penjualan dalam dua tahap, yakni 300 juta saham di harga Rp 245 dan 230,11 juta saham di harga Rp 248.

Selanjutnya, pada 9 dan 10 Desember 2025, Chengdong Corporation tercatat melakukan beberapa kali transaksi penjualan saham.

Aksi divestasi terus berlanjut. Pada 11 Desember 2025, 95,66 juta saham dijual di harga Rp 358, diikuti dengan penjualan 85 juta saham di harga Rp 366 pada 12 Desember 2025.

Pada 16 dan 17 Desember 2025, masing-masing 65 juta saham dan 65,66 juta saham dijual dengan harga Rp 347 dan Rp 352.

Kemudian, pada 18, 19, dan 22 Desember 2025, Chengdong Corporation kembali melepas saham BUMI masing-masing sebanyak 25 juta saham, 25 juta saham, dan 50,84 juta saham.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) akhirnya memutuskan jadwal Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Kali ini pihaknya menjadwalkan RUPSLB pada Selasa, 23 Juni 2026 pukul 14.00 WIB. Jadwal tersebut mundur dari rencana semula pada tanggal 11 Juni 2026. RUPSLB ini akan membahas rencana MDKA yang akan melaksanakan aksi korporasi berupa Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) IV…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com – JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih berada dalam tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menjelang paruh kedua tahun 2026. Meski berbagai langkah stabilisasi telah ditempuh oleh Bank Indonesia (BI), sejumlah ekonom menilai penguatan rupiah secara berkelanjutan masih menghadapi tantangan besar dari faktor eksternal maupun domestik. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,20% secara harian ke level Rp…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) memberikan tanggpan atas dampak rencana penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Tata Kelola Ekspor Sumber Daya Alam (SDA). Melalui beleid tersebut, aktivitas ekspor sejumlah komoditas SDA bakal melalui satu pintu. Sekretaris Perusahaan Vale Indonesia, Ranty Astari Rachman mengatakan, pihaknya memahami bahwa pemerintah berencana menerbitkan PP Tata Kelola Ekspor SDA untuk memperkuat tata kelola…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Saham bank berkapitalisasi besar alias big banks selama sepekan lalu masih menjadi saham yang paling banyak dijual asing. Aksi jual asing tersebut membuat pergerakan saham emiten big banks kompak ikut menurun. Diantara saham big banks yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), saham yang turun paling tajam adalah saham…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) akan berganti kepemilikan. Perusahaan yang bergerak di bidang industries barang dari plastik untuk pengemasan ini menjelaskan, rencana tersebut setelah pihaknya mengetahui bahwa pemegang saham pengendali lama telah menandatangani perjanjian untuk menjual seluruh sahamnya. “Kami sampaikan bahwa pada hari Senin, 25 Mei 2026, telah dilakukan penandatanganan Pengikatan Jual Beli…