Tutup
Pariwisata

Batam Tegaskan Peran Pintu Masuk Wisman, Awal 2026 Pariwisata Tumbuh Positif

175
×

Batam Tegaskan Peran Pintu Masuk Wisman, Awal 2026 Pariwisata Tumbuh Positif

Sebarkan artikel ini

Ni Luh Puspa menekankan Kepulauan Riau merupakan satu dari tiga pintu masuk utama wisatawan mancanegara bersama Bali dan Jakarta.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa saat menyambut kunjungan wisman yang tiba di Batam pada hari pertama tahun 2026 di Pelabuhan Ferry Internasional Gold Coast, Batam, Kamis (1/1/2026).
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa saat menyambut kunjungan wisman yang tiba di Batam pada hari pertama tahun 2026 di Pelabuhan Ferry Internasional Gold Coast, Batam, Kamis (1/1/2026).

Batam – Awal tahun 2026 menjadi penanda optimisme baru bagi sektor pariwisata nasional. Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menegaskan posisi Kepulauan Riau, khususnya Batam, sebagai salah satu pintu masuk utama wisatawan mancanegara ke Indonesia, seiring meningkatnya arus kunjungan wisman ke wilayah tersebut.

Penegasan itu disampaikan Wamenpar saat menyambut langsung kedatangan wisatawan mancanegara di Batam pada Kamis (1/1/2026).

Usai menyapa wisman di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dini hari, Ni Luh Puspa melanjutkan kunjungan kerja ke Batam dan menyambut wisatawan di Pelabuhan Ferry Internasional Gold Coast.

“We welcome you, we hope that you enjoy your stay here,” ujar Ni Luh Puspa kepada para wisatawan yang tiba dari Malaysia menggunakan kapal Kepri Coral Glory dari Pelabuhan Stulang Laut.

Wisatawan disambut dengan kalungan bunga, pertunjukan Tari Kreasi Melayu, serta bingkisan sebagai bentuk keramahan sekaligus upaya menghadirkan pengalaman awal yang berkesan.

Penyambutan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan pariwisata sejak titik kedatangan.

Ni Luh Puspa menekankan bahwa Kepulauan Riau merupakan satu dari tiga pintu masuk utama wisatawan mancanegara bersama Bali dan Jakarta.

Posisi strategis ini, menurutnya, harus terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor agar pariwisata tumbuh semakin kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Data Badan Pusat Statistik Kepulauan Riau mencatat, kunjungan wisman ke Kepri sepanjang Januari hingga Oktober 2025 mencapai 1.662.644 kunjungan.

Angka tersebut meningkat 21,77 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kota Batam menjadi kontributor terbesar dengan sekitar 1.290.010 kunjungan wisman.

Wisatawan asal Singapura tercatat sebagai penyumbang terbanyak, disusul Malaysia, Tiongkok, India, dan Filipina. Pemerintah Kota Batam pun optimistis target 1,5 juta kunjungan wisman hingga akhir 2025 tercapai dan meningkat menjadi 1,7 juta kunjungan pada 2026.

“Ini memberikan optimisme bahwa sektor pariwisata kita akan terus tumbuh positif pada tahun ini,” kata Ni Luh Puspa.

Kementerian Pariwisata, lanjutnya, akan terus mendorong penguatan daya tarik destinasi di Batam dan Kepulauan Riau, termasuk melalui penyelenggaraan event nasional dan internasional serta pengembangan produk wisata unggulan agar dampaknya dirasakan lebih luas.