Jakarta – PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) mengambil langkah strategis dengan menghentikan operasional tiga anak perusahaannya.
Keputusan ini diumumkan melalui keterbukaan informasi pada 31 Desember 2025.
Tiga entitas anak yang dimaksud adalah PT Austindo Nusantara Jaya Boga, PT ANJ Agri Papua, dan PT Gading Mas Indonesia Teguh.
Manajemen ANJT menyatakan penghentian operasional ini merupakan hasil evaluasi kinerja operasional dan keuangan perusahaan.
“Direksi menilai bahwa kegiatan operasional entitas-entitas anak tersebut tidak lagi sejalan dengan strategi bisnis jangka menengah dan jangka panjang perseroan,” demikian pernyataan resmi perusahaan.
Meskipun operasional dihentikan, ANJT memastikan keberadaan hukum ketiga entitas anak tersebut tetap berlaku. Mereka akan terus menjalankan kewajiban administratif sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Perusahaan juga menegaskan bahwa langkah ini tidak akan berdampak negatif signifikan terhadap operasional, kondisi keuangan, aspek hukum, maupun kelangsungan bisnis ANJT secara keseluruhan.
Sebagai informasi, PT Gading Mas Indonesia Teguh (GMIT) adalah lini bisnis ANJT yang bergerak di bidang budidaya edamame, memproduksi edamame beku dan kupas beku untuk pasar domestik.
Sementara itu, PT ANJ Nusantara Jaya Boga fokus pada pengembangan dan pemasaran produk edamame beku dan pati sagu, mendukung aktivitas ANJT di sektor pangan.
PT ANJ Agri Papua memiliki fokus pada pengembangan bisnis tepung sagu di Papua Barat Daya, dengan pabrik pengolahan sagu berkapasitas 1.250 ton tepung kering per bulan.







