Tutup
Regulasi

ANJT Setop Operasi Anak Usaha: Apa Dampaknya?

223
×

ANJT Setop Operasi Anak Usaha: Apa Dampaknya?

Sebarkan artikel ini

Jakarta – PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) mengambil langkah strategis dengan menghentikan operasional tiga anak perusahaannya.

Keputusan ini diumumkan melalui keterbukaan informasi pada 31 Desember 2025.

Tiga entitas anak yang dimaksud adalah PT Austindo Nusantara Jaya Boga, PT ANJ Agri Papua, dan PT Gading Mas Indonesia Teguh.

Manajemen ANJT menyatakan penghentian operasional ini merupakan hasil evaluasi kinerja operasional dan keuangan perusahaan.

“Direksi menilai bahwa kegiatan operasional entitas-entitas anak tersebut tidak lagi sejalan dengan strategi bisnis jangka menengah dan jangka panjang perseroan,” demikian pernyataan resmi perusahaan.

Meskipun operasional dihentikan, ANJT memastikan keberadaan hukum ketiga entitas anak tersebut tetap berlaku. Mereka akan terus menjalankan kewajiban administratif sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Perusahaan juga menegaskan bahwa langkah ini tidak akan berdampak negatif signifikan terhadap operasional, kondisi keuangan, aspek hukum, maupun kelangsungan bisnis ANJT secara keseluruhan.

Sebagai informasi, PT Gading Mas Indonesia Teguh (GMIT) adalah lini bisnis ANJT yang bergerak di bidang budidaya edamame, memproduksi edamame beku dan kupas beku untuk pasar domestik.

Sementara itu, PT ANJ Nusantara Jaya Boga fokus pada pengembangan dan pemasaran produk edamame beku dan pati sagu, mendukung aktivitas ANJT di sektor pangan.

PT ANJ Agri Papua memiliki fokus pada pengembangan bisnis tepung sagu di Papua Barat Daya, dengan pabrik pengolahan sagu berkapasitas 1.250 ton tepung kering per bulan.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com – JAKARTA. Biaya pendanaan (cost of fund) obligasi korporasi masih relatif lebih rendah dibandingkan tahun lalu, meskipun dalam beberapa waktu terakhir mulai menunjukkan tren kenaikan seiring meningkatnya tekanan global. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) terbaru, rata-rata kupon surat utang korporasi tenor tiga tahun tren penurunan yang cukup signifikan pada kuartal I-2026 dibandingkan periode tahun sebelumnya. Bagi emiten…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com – JAKARTA. Pergerakan harga emas terpantau mengalami fluktuasi sejak awal tahun 2026. Meski begitu, emas masih menjadi salah satu portofolio investasi yang dipilih investor. Berdasarkan data Trading Economics, harga emas dunia pada 2 Januari di level sekitar US$ 4.300 per troy ons. Lalu pada 28 Januari harga sempat menyentuh sekitar US$ 5.400 per troy ons. Berikutnya pada 23 Maret 2026 harga bergerak ke level sekitar US$ 4.400 per…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (16/4/2026), sejalan dengan sentimen positif dari bursa global. Berdasarkan data RTI pukul 09.07 WIB, IHSG naik 1,04% atau 79,284 poin ke level 7.702,870. Sebanyak 393 saham menguat, 135 saham melemah, dan 176 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan tercatat mencapai 3,9 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,6 triliun. Baca Juga: Rupiah Dibuka…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Kamis (16/4/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.888.000. Harga emas Antam itu turun Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (15/4/2026) yang berada di level Rp 2.893.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.674.000 per gram. Harga…