Tutup
IndustriNewsRegulasiUKM

Analisis Pertumbuhan Ekonomi Sumatra Barat: Potret Tahun 2022 dan Proyeksi Tahun 2023

626
×

Analisis Pertumbuhan Ekonomi Sumatra Barat: Potret Tahun 2022 dan Proyeksi Tahun 2023

Sebarkan artikel ini
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatra Barat. Foto: Internet

Padang – Bank Indonesia memperkirakan ekonomi Provinsi Sumatra Barat akan tumbuh sebesar 5 persen (year on year/yoy) pada tahun 2023.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumbar, Wahyu Purnama A, mengatakan bahwa pada tahun 2023, kondisi ekonomi di Sumatra Barat diperkirakan akan kembali normal dan dampak dari pandemi Covid-19 akan hilang. Oleh karena itu, mobilitas dan aktivitas masyarakat baik domestik maupun internasional diperkirakan akan membaik.

Menyadari peluang ini, Bank Indonesia menyiapkan program Visit Beautiful West Sumatra 2023 sebagai lokomotif ekonomi di tahun yang akan datang.

Wahyu mengatakan bahwa pariwisata dan UMKM merupakan sektor andalan perekonomian Sumatra Barat selain hasil pertanian dan perkebunan. Terlebih lagi, dampak dari pandemi Covid-19 seolah memberikan semangat baru bagi daerah untuk tumbuh. Hal ini terbukti dengan munculnya banyak destinasi wisata baru di sejumlah desa di Sumatra Barat. “Diharapkan kunjungan wisatawan pada tahun 2023 akan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi Sumatra Barat,” katanya

Menurut data Bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi Sumatra Barat pada tahun 2019 mencapai 5,01 persen. Namun pada tahun 2020, ketika pandemi Covid-19 melanda Indonesia dan bahkan menyebabkan penerapan lockdown, ekonomi Sumatra Barat turun menjadi 2 persen.

Pada tahun 2021, meskipun perekonomian Sumatra Barat membaik dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pertumbuhan ekonomi masih mencapai angka 3,29 persen dan jauh dari harapan dibandingkan pada tahun 2019.

Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Sumatra Barat pada tahun 2022 ini akan berada di kisaran 4,0 persen – 4,8 persen yoy. “Pertumbuhan ini didorong oleh sektor pariwisata yang semakin meningkat, baik dari sisi wisatawan domestik maupun mancanegara,” tambahnya

Namun, ada beberapa faktor yang turut mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di daerah, seperti meningkatnya ketegangan dan ketidakpastian global yang menahan permintaan komoditas, serta risiko terhambatnya kegiatan investasi baik pada proyek pemerintah maupun swasta di tengah ketidakpastian global tersebut.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com – JAKARTA. Pergerakan harga emas terpantau mengalami fluktuasi sejak awal tahun 2026. Meski begitu, emas masih menjadi salah satu portofolio investasi yang dipilih investor. Berdasarkan data Trading Economics, harga emas dunia pada 2 Januari di level sekitar US$ 4.300 per troy ons. Lalu pada 28 Januari harga sempat menyentuh sekitar US$ 5.400 per troy ons. Berikutnya pada 23 Maret 2026 harga bergerak ke level sekitar US$ 4.400 per…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (16/4/2026), sejalan dengan sentimen positif dari bursa global. Berdasarkan data RTI pukul 09.07 WIB, IHSG naik 1,04% atau 79,284 poin ke level 7.702,870. Sebanyak 393 saham menguat, 135 saham melemah, dan 176 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan tercatat mencapai 3,9 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,6 triliun. Baca Juga: Rupiah Dibuka…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Kamis (16/4/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.888.000. Harga emas Antam itu turun Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (15/4/2026) yang berada di level Rp 2.893.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.674.000 per gram. Harga…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…