Tutup
Regulasi

Kekayaan Nadiem Naik: Saham GoTo Jadi Faktor Utama?

334
×

Kekayaan Nadiem Naik: Saham GoTo Jadi Faktor Utama?

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Nadiem Anwar Makarim, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), membantah dakwaan korupsi terkait pengadaan laptop Chromebook dan CDM tahun anggaran 2020-2022 yang merugikan negara Rp2,18 triliun. Ia menilai dakwaan tersebut tidak cermat dan membingungkan.

Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Nadiem menjelaskan bahwa lonjakan nilai surat berharga dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2022 hingga Rp4,8 triliun semata-mata karena harga saham GoTo yang melonjak saat Initial Public Offering (IPO).

“Kekayaan saya hanya ada satu sumber utama, yaitu nilai saham saya di PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (PT AKAB),” tegas Nadiem, seperti dikutip dari Antaranews, Senin (5/1/2026).

Nadiem menjelaskan, fluktuasi harga saham GoTo sangat mempengaruhi total kekayaannya.

Saat harga saham GoTo turun menjadi sekitar Rp100 per saham pada tahun 2023, kekayaannya merosot drastis menjadi Rp906 miliar. Penurunan serupa terjadi pada tahun 2024 ketika harga saham GoTo anjlok ke kisaran Rp70-Rp80 per saham, sehingga kekayaannya menjadi Rp600 miliar.

Ia merasa bingung dengan dakwaan yang menyebutkan dirinya menerima uang Rp809,59 miliar dan menganggapnya sebagai kekayaan berdasarkan LHKPN tahun 2022. Dakwaan tersebut mencatat perolehan harta berupa surat berharga senilai Rp5,5 triliun.

“Apakah tuduhannya saya menerima uang atau menerima surat berharga? Bingung saya,” ujarnya.

Nadiem berpendapat bahwa dakwaan jaksa tidak menjelaskan secara lengkap sumber kekayaannya, padahal informasi tersebut mudah diperoleh dari pelaporan pajak. Ia juga mempertanyakan hubungan antara transaksi Rp809,59 miliar dengan laporan kekayaannya.

“Karena memang faktanya tidak ada hubungan. Sekali lagi, dakwaan ini tidak jelas dan tidak cermat karena tidak memuat kausalitas antara satu fakta dan fakta lainnya,” kata Nadiem.

Dalam kasus ini, Nadiem Makarim didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Jaksa menilai pengadaan laptop Chromebook dan CDM tidak sesuai dengan perencanaan dan prinsip-prinsip pengadaan.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com NEW YORK. Wall Street mengawali Juni dengan bergerak di dekat level tertinggi sepanjang masa. Optimisme investor terhadap perkembangan kecerdasan buatan (AI), terutama setelah peluncuran chip terbaru Nvidia, mampu meredam kekhawatiran pasar terhadap memanasnya konflik Amerika Serikat-Iran yang kembali menekan harga energi. Pada perdagangan pagi waktu setempat, indeks Dow Jones melemah 0,35% ke 50.855,46. Sementara itu, S&P 500…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Sejak beberapa bulan kemarin, regulator sudah menetapkan kebijakan baru mengenai batas saham beredar bebas alias free float menjadi minimum 15%. Menjelang tenggat waktu kebijakan ini, sejumlah emiten bank terlihat masih kesulitan meningkatkan jumlah free float-nya. Dari riset Kontan, sampai dengan Senin (1/6/2026), setidaknya masih ada sekitar 24 emiten bank yang jumlah free float-nya belum mencapai free float 15%. Untuk…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Pasar saham Indonesia masih lesu menjelang pertengahan tahun 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) koreksi dalam dan tren initial public offering (IPO) sepi tahun ini. Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), per 22 Mei 2026 baru ada satu emiten yang IPO sepanjang tahun ini, yaitu PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) dengan dana dihimpun Rp 0,30 triliun. Hingga saat ini, terdapat 15 perusahaan dalam pipeline…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Perusahaan securities crowdfunding atau urun dana PT Dana Aguna Nusantara (Danamart) menilai kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI Rate menjadi 5,25% dapat mempengaruhi preferensi sebagian investor (pemodal), khususnya terhadap instrumen dengan profil risiko relatif lebih rendah seperti produk perbankan. Meski demikian, Head of Marketing Communication Danamart Cindera Hegawan optimistis minat investor…