Tutup
NewsPolitik

Muzani Mengenang Masa Wartawan, PWI Sambangi Gedung MPR

257
×

Muzani Mengenang Masa Wartawan, PWI Sambangi Gedung MPR

Sebarkan artikel ini
audiensi-dengan-pwi,-ketua-mpr-ahmad-muzani:-hati-saya-tetap-wartawan
Audiensi dengan PWI, Ketua MPR Ahmad Muzani: Hati Saya Tetap Wartawan

Jakarta – Pengurus Persatuan Wartawan indonesia (PWI) Pusat bertemu dengan Ketua MPR RI Ahmad Muzani di Gedung DPR/MPR, Senayan, jakarta, Selasa (13/1/2026).

Pertemuan ini membahas peran penting wartawan dalam kehidupan berbangsa.

Ahmad Muzani mengenang pengalamannya sebagai wartawan.

Ia bercerita tentang ujian wartawan muda PWI DKI Jakarta tahun 1991.

“Salah satu pertanyaannya adalah,jika dalam meliput kita menemukan kecelakaan di tengah jalan,mana yang didahulukan,membantu korban atau menulis berita?” kenang Muzani.

Muzani memilih membantu korban terlebih dahulu. Baginya, kemanusiaan harus diutamakan.

“Menjadi wartawan itu bukan sekadar profesi, tapi panggilan hati. Artinya memilih untuk mengatakan yang benar itu benar, dan yang salah itu salah,” tegas Muzani, yang pernah menjadi wartawan di majalah Amanah dan penyiar radio Ramako.

Ia menekankan esensi wartawan adalah memperjuangkan kebenaran dan kepentingan rakyat. Nilai ini harus terus dipegang teguh.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyambut baik refleksi Muzani. Kisah tersebut menjadi pengingat esensi profesi wartawan.

“Apa yang disampaikan Ketua MPR menunjukkan bahwa jurnalisme sejati selalu bertumpu pada kebenaran dan kemanusiaan. Nilai-nilai inilah yang terus kita jaga di PWI,” ujar Munir.

Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, menyampaikan bahwa pertemuan ini bagian dari komunikasi PWI dengan pimpinan lembaga negara menjelang Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten.

“Kami secara resmi mengundang Ketua MPR RI untuk dapat hadir pada peringatan Hari Pers Nasional,” kata Zulmansyah.

Muzani juga menyinggung perubahan lanskap jurnalistik, di mana peran pewarta turut dijalankan oleh netizen dan konten kreator.