Tutup
EkonomiPerbankan

Mandiri Gelar Ribuan Program, Masyarakat Rasakan Manfaat Nyata

302
×

Mandiri Gelar Ribuan Program, Masyarakat Rasakan Manfaat Nyata

Sebarkan artikel ini
bank-mandiri-realisasikan-1.174-program-tjsl-di-12-wilayah-selama-2025
Bank Mandiri Realisasikan 1.174 Program TJSL di 12 Wilayah Selama 2025

Jakarta – Bank mandiri menjalankan 1.174 program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sepanjang tahun 2025.

Program-program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional.

Direktur Utama Bank mandiri, Riduan, menegaskan TJSL adalah bagian penting dari peran perusahaan sebagai agen pembangunan.

Pendekatan yang digunakan adalah sinergi terintegrasi yang menghubungkan kepentingan bisnis, kebutuhan masyarakat, dan agenda pembangunan nasional.

“Dengan pendekatan ini, program TJSL tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga memperkuat keberlanjutan perusahaan,” kata Riduan dalam keterangan tertulis, selasa (3/1/2026).

Program TJSL Bank Mandiri dikelompokkan ke dalam empat pilar utama: sosial, lingkungan, ekonomi, serta hukum dan tata kelola.

Pilar sosial menjadi fokus utama dengan anggaran mencapai Rp142,5 miliar.

Bank Mandiri menyalurkan lebih dari 371.000 paket bantuan sosial untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Program di pilar sosial meliputi pembangunan dan renovasi fasilitas pendidikan, pengadaan ambulans, dan bantuan tanggap darurat bencana alam.

Bank Mandiri juga mendukung program percepatan penurunan stunting.

pada pilar lingkungan, anggaran yang direalisasikan mencapai Rp79,2 miliar.

Dana ini digunakan untuk pelestarian lingkungan dan penyediaan infrastruktur dasar.

Program mencakup pembangunan fasilitas umum, sanitasi, akses air bersih, serta penguatan fasilitas sosial dan keagamaan.

Bank Mandiri juga mendukung pembangunan jalan umum dan saluran irigasi.

Tujuannya adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung mitigasi perubahan iklim.

Melalui pilar ekonomi, Bank Mandiri mengalokasikan Rp28 miliar untuk memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat dan pelaku usaha.

Program difokuskan pada penguatan UMKM, peningkatan literasi dan kapasitas usaha, serta dukungan mobilitas masyarakat.

Bank Mandiri menyelenggarakan ratusan pelatihan UMKM untuk meningkatkan daya saing dan ketahanan usaha.

Bantuan untuk program rumah tidak layak huni juga diberikan.

“Melalui pilar ekonomi, kami berupaya memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi berjalan secara inklusif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” ujar riduan.

Pilar hukum dan tata kelola dijalankan dengan anggaran Rp1,2 miliar.

Tujuannya adalah memperkuat prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan dalam pelaksanaan TJSL.

Keberhasilan TJSL Bank Mandiri tercermin dari berbagai penghargaan nasional yang diraih.

Riduan menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari kolaborasi dengan berbagai pihak.

Ke depan, Bank Mandiri akan terus memperkuat strategi TJSL dengan inovasi, digitalisasi, dan penguatan dampak program.