NewsPariwisataTeknologi

Serang Dirikan Museum Siber, Abadikan Jejak Digital Nasional

222
×

Serang Dirikan Museum Siber, Abadikan Jejak Digital Nasional

Sebarkan artikel ini
sejarah-terukir-di-tanah-jawara:-wagub-dimyati-dan-ketum-firdaus-letakkan-batu-pertama-museum-media-siber-di-karundang-serang
Sejarah Terukir di Tanah Jawara: Wagub Dimyati dan Ketum Firdaus Letakkan Batu Pertama Museum Media Siber di Karundang Serang

Serang – Banten kini menjadi pusat sejarah media digital nasional.Peletakan batu pertama Museum Media Siber Indonesia telah dilakukan di Jalan Raya Pandeglang, Karundang, Cipocok Jaya, Kota Serang, Minggu (8/2/2026).

Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, bersama ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Firdaus, memimpin prosesi bersejarah ini.

Acara ini dihadiri oleh Forkopimda Provinsi Banten dan Kota Serang, Sekjen SMSI Pusat Makali Kumar, ketua SMSI Banten Lesman Bangun, Ketua PWI Banten Rian Nopandra, Wakil Ketua Dewan Pers M. Jazuli, serta ratusan pengurus SMSI se-Indonesia.

Ketua SMSI Banten, Lesman Bangun, melaporkan kesuksesan rangkaian HPN 2026 di Banten. “Setelah Monumen di Cilegon, hari ini kita bangun Museum di Serang. Kami mohon arahan dan dukungan dari pak Wagub dan Dewan Pers,” ujarnya.

Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, menegaskan bahwa museum ini adalah yang pertama di Indonesia dan dipersembahkan untuk Banten. Gedung dua lantai ini akan memiliki museum literasi media di lantai pertama dan Balai Wartawan di lantai kedua.

“Museum adalah bukti peradaban, sementara wartawan adalah penulis peradabannya,” kata Firdaus.

Wakil Ketua Dewan Pers, M. Jazuli, mengapresiasi keberanian SMSI membangun museum di tengah pergeseran industri media. “Teknologi bisa berubah,tapi integritas dan etika yang akan kita abadikan di museum ini adalah nilai yang abadi,” ungkap Jazuli.

Wagub Dimyati menekankan pentingnya museum ini sebagai simbol kemajuan peradaban digital. Ia juga menantang SMSI untuk segera mengajukan bantuan pendanaan melalui APBD.

“museum ini untuk kepentingan orang banyak, manfaatnya besar. Segera ajukan bantuan dari pemerintah, terutama dari APBD,” tegas dimyati.

Pembangunan museum ini melengkapi Monumen SMSI di Cilegon dan Journalist boarding School (JBS) sebagai pusat pendidikan.Museum ini akan menjadi destinasi literasi baru yang terhubung dengan rute wisata sejarah Banten Lama dan Baduy.