Tutup
EkonomiPerbankan

Bulog Siapkan Minyakita, Antisipasi Lonjakan Harga Lebaran

119
×

Bulog Siapkan Minyakita, Antisipasi Lonjakan Harga Lebaran

Sebarkan artikel ini
bulog-siap-gelontorkan-70-ribu-kl-minyakita-jelang-lebaran
Bulog Siap Gelontorkan 70 Ribu KL Minyakita Jelang Lebaran

Jakarta – Pemerintah melalui Perum Bulog menyiapkan tambahan stok minyak goreng Minyakita hingga 70 ribu kiloliter (KL) menjelang Lebaran 2026.

langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pasokan di pasar.

Direktur Utama perum Bulog, ahmad Rizal Ramdhani, mengungkapkan penambahan stok ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Lebaran 2026.

“Untuk Minyakita sampai saat ini per bulan kita siapkan 30 ribu kiloliter. Bahkan, khusus menjelang Lebaran ini kami stokkan sampai 70 ribu kiloliter,” ujar Rizal saat ditemui di Pasar jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (20/2).

Rizal menjelaskan,pemerintah juga mengubah mekanisme distribusi Minyakita agar harga tetap terkendali.

bulog, ID Food, dan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) kini mendapat alokasi Domestic Market Obligation (DMO) sebesar 35 persen dari total produksi nasional untuk menyalurkan Minyakita langsung ke pasar.

“Untuk Minyakita sesuai dengan Permendag yang baru, jadi aturan Minyakita itu di mana Bulog, ID Food, dan Agrinas Palma mendapatkan DMO 35 persen dari total nasional,” jelasnya.

Distribusi Minyakita tidak lagi melalui distributor, melainkan langsung dari gudang BUMN ke pengecer di pasar SP2KP.

“Tidak ada lagi nanti pendistribusian melalui distributor. Tapi dari Bulog, dari ID Food, dan Agrinas Palma langsung ke pengecer-pengecer pasar, khususnya di pasar SP2KP. Harga ecerannya (HET) Rp15.700 dan dijual dari gudang Bulog Rp14.500,” kata Rizal.

Bulog juga telah menginstruksikan seluruh kantor wilayah dan cabang untuk menyalurkan Minyakita sejak awal tahun.

Rizal mengakui adanya keterbatasan pasokan yang dikeluhkan sebagian pedagang. Hal ini disebabkan skema distribusi Minyakita harus dibagi merata agar seluruh pelaku usaha memperoleh jatah.

Di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, harga Minyakita terpantau berkisar Rp15 ribu hingga Rp17 ribu per liter, tergantung ukuran kemasan dan kebijakan toko.

Sementara itu, sejumlah pedagang di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, melaporkan pasokan Minyakita masih terbatas dan lebih banyak diperoleh dari pihak swasta. Ketersediaan barang juga disebut sering kosong.