Tutup
BisnisEkonomiPerbankan

Pertamina NRE Genjot Investasi Hijau, Perkuat Energi ASEAN

95
×

Pertamina NRE Genjot Investasi Hijau, Perkuat Energi ASEAN

Sebarkan artikel ini
pertamina-nre-serukan-kolaborasi-energi-bersih-di-forum-asean-cbip
Pertamina NRE Serukan Kolaborasi Energi Bersih di Forum ASEAN CBIP

Jakarta – Pertamina New & renewable energy (Pertamina NRE) terus mendorong investasi energi bersih dan kolaborasi regional di kawasan ASEAN.Komitmen ini ditegaskan dalam forum internasional di Filipina.

CEO Pertamina NRE, John Anis, menyampaikan langsung hal tersebut saat menjadi pembicara di ASEAN Editors and Economic Opinion Leaders Forum 2026.

Forum bergengsi ini dihadiri oleh Presiden Filipina ferdinand R. Marcos Jr., Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn, serta para pemimpin korporasi dan investor global.

John Anis menekankan pentingnya stabilitas politik dan regulasi untuk menarik investasi di sektor energi baru terbarukan (EBT).

“Selain kelayakan finansial, kestabilan geopolitik, konsistensi kebijakan, kepastian hukum, dan tata kelola yang transparan menjadi faktor penentu,” ujarnya.

Ia menilai ASEAN memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang kuat dan ambisi besar untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan hingga tahun 2050.

Harmonisasi regulasi antarnegara anggota ASEAN dinilai dapat menjadikan kawasan ini sebagai tujuan investasi transisi energi yang sangat kompetitif.

sebagai bagian dari Pertamina Group, Pertamina NRE menerapkan pendekatan investasi yang disiplin dan berbasis manajemen risiko yang ketat.

Evaluasi proyek dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor risiko, termasuk risiko negara dan sektoral.

Untuk ekspansi di luar negeri, Pertamina NRE memastikan setiap investasi memberikan manfaat strategis bagi indonesia.

Manfaat tersebut meliputi penguatan ketahanan energi nasional, transfer pengetahuan, dan penciptaan nilai tambah bagi perekonomian domestik.

Partisipasi Pertamina NRE dalam forum ini mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan di kawasan ASEAN.

Salah satu buktinya adalah investasi strategis di Filipina dengan kepemilikan 20 persen saham pada Citicore Renewable Energy corporation (CREC).

Investasi ini memperkuat posisi Pertamina NRE sebagai mitra strategis dalam pengembangan proyek surya skala besar di Filipina.

Pertamina NRE juga melihat pengalaman Filipina dalam implementasi kebijakan bahan bakar nabati sebagai referensi penting untuk pengembangan ekosistem bioetanol di Indonesia.

John Anis menegaskan bahwa investasi lintas negara yang berkelanjutan hanya dapat terwujud jika ada keselarasan visi antara investor dan negara tuan rumah.

“Investasi bukan sekadar transaksi, melainkan kemitraan jangka panjang,” tegasnya.

Pertamina NRE terus memperkuat posisinya sebagai pemain kunci dalam transformasi energi dan investasi hijau di ASEAN.

Perusahaan juga mendorong terciptanya ekosistem investasi yang stabil, transparan, dan kolaboratif di kawasan ini.