Tutup
Perbankan

Kemenhub Pantau, Maskapai Sesuaikan Jadwal Penerbangan Internasional

182
×

Kemenhub Pantau, Maskapai Sesuaikan Jadwal Penerbangan Internasional

Sebarkan artikel ini
kemenhub-bantah-ri-setop-penerbangan-ke-luar-negeri-akibat-perang-iran
Kemenhub Bantah RI Setop Penerbangan ke Luar Negeri Akibat Perang Iran

Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membantah isu penghentian sementara penerbangan internasional akibat konflik di Timur Tengah. Kemenhub memastikan penerbangan internasional tetap beroperasi.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menegaskan Kemenhub terus memantau perkembangan operasional penerbangan internasional.

“Berita tersebut tidak benar,” ujar Lukman, menanggapi isu yang beredar.

Kemenhub juga berupaya memastikan penanganan penumpang berjalan baik, aman, dan terkoordinasi.

Hingga 17 Maret 2026 pukul 10.30 WIB, tercatat dua pesawat masih stranded di Indonesia.Satu pesawat berada di Bandara Soekarno-Hatta dan satu lagi di Bandara I Gusti Ngurah Rai, keduanya dioperasikan Qatar Airways.

Seiring dibukanya kembali wilayah udara Uni Emirat Arab, sejumlah maskapai mulai mengoperasikan penerbangan terbatas. Emirates telah melaksanakan penerbangan terbatas dari dan menuju Jakarta dan Denpasar.

Kemenhub mengakui operasional sempat terdampak gangguan pada fasilitas fuel farm di Bandara Dubai pada Senin (16/3). Gangguan ini menyebabkan keterlambatan dan penyesuaian jadwal penerbangan.

“Penanganan penumpang terdampak terus dilakukan, termasuk melalui pengangkutan penumpang stranded secara bertahap,” kata Lukman.

Etihad Airways juga mengoperasikan penerbangan terbatas dan berencana meningkatkan frekuensi penerbangan. Langkah ini sebagai bagian dari kontingensi, khususnya untuk rute Jakarta dan denpasar menuju Abu Dhabi.

Qatar Airways telah melaksanakan penerbangan repatriasi sejak 8 Maret 2026 dan secara bertahap membuka kembali layanan penerbangan terbatas dari Jakarta.

“penanganan penumpang terdampak, termasuk jemaah umrah, telah dilakukan melalui mekanisme pengembalian dana, penjadwalan ulang, maupun pengalihan ke maskapai lain,” jelas Lukman.

Per tanggal 16 Maret 2026, tidak ada lagi penumpang stranded di Jeddah yang ditangani oleh Qatar airways.

Maskapai yang melayani penerbangan langsung ke Arab Saudi seperti Saudi Arabian Airlines, Garuda Indonesia, Lion Air, dan Flyadeal tetap beroperasi normal.

Penerbangan tidak langsung melalui negara ketiga yang dioperasikan berbagai maskapai internasional juga telah kembali normal.

“Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujar lukman.

Koordinasi dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan serta memberikan perlindungan dan pelayanan optimal kepada seluruh penumpang.

Masyarakat diimbau untuk memantau informasi resmi dari maskapai dan otoritas terkait. Selain itu, masyarakat juga diminta menyesuaikan rencana perjalanan sesuai perkembangan situasi terkini.