Tutup
FintechInvestasiNewsTeknologi

Investor Serbu PBK, Transaksi Melesat Hampir 50 Persen

171
×

Investor Serbu PBK, Transaksi Melesat Hampir 50 Persen

Sebarkan artikel ini
bukan-saham,-ini-instrumen-yang-bikin-transaksi-ri-meroket-49-persen
Bukan Saham, Ini Instrumen yang Bikin Transaksi RI Meroket 49 Persen

Jakarta – Nilai transaksi perdagangan berjangka komoditi (PBK) melonjak signifikan. Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (bappebti) mencatat, transaksi mencapai Rp 42.867 triliun pada Januari hingga November 2025.

Angka ini naik 49,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan juga terlihat dari sisi investor. Hingga Juli 2025, tercatat 125 ribu nasabah aktif dalam perdagangan PBK.

Jumlah ini meningkat 13,3 persen dibandingkan Juni 2025 yang mencatat sekitar 110 ribu investor.

Kondisi ini didorong oleh akses teknologi yang semakin luas dan minat masyarakat terhadap investasi alternatif.

Perusahaan pialang pun berlomba memperkuat layanan dan meningkatkan kredibilitas. Tujuannya untuk menarik dan mempertahankan nasabah di tengah persaingan yang ketat.

Salah satunya adalah KVB Futures yang baru saja merayakan satu tahun operasional di Indonesia. Perusahaan ini mengandalkan inovasi layanan digital dan pendekatan yang berfokus pada klien.

“Pasar trading di Indonesia semakin kompetitif dengan akses informasi yang luas. Kami membangun kepercayaan melalui layanan yang konsisten,infrastruktur yang kuat,dan praktik trading yang bertanggung jawab,” ujar President Director KVB Futures,Tonny Fong,dalam siaran pers,Kamis (2/4/2026).

KVB Futures juga meningkatkan keterlibatan dengan komunitas trader melalui berbagai kegiatan. Ke depan, perusahaan berencana memperluas inisiatif melalui kegiatan offline, kolaborasi strategis, hingga program edukasi.

Lonjakan transaksi PBK hingga hampir 50 persen menjadi sinyal bahwa instrumen ini semakin diminati.

Dengan dukungan regulator, peningkatan literasi keuangan, serta inovasi dari pelaku industri, perdagangan berjangka berpotensi terus berkembang sebagai alternatif investasi.