Tutup
News

Pemkot Payakumbuh Optimalkan Transformasi Layanan Posyandu Berbasis Standar Pelayanan

130
×

Pemkot Payakumbuh Optimalkan Transformasi Layanan Posyandu Berbasis Standar Pelayanan

Sebarkan artikel ini
wali-kota-zulmaeta-buka-rapat-koordinasi-tim-pembina-posyandu-kota-payakumbuh
Wali Kota Zulmaeta Buka Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kota Payakumbuh

Payakumbuh – Pemerintah Kota (Pemkot) Payakumbuh memperkuat transformasi layanan Posyandu melalui Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu. Fokus utama kegiatan ini adalah penyusunan program kerja yang berbasis pada enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menegaskan bahwa perencanaan ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bukan sekadar formalitas administratif.

“Kita akan susun program kerja Posyandu enam bidang SPM sebagai langkah memperluas dan meningkatkan kualitas layanan. Ini adalah janji kepada masyarakat yang harus kita wujudkan bersama,” ujar Zulmaeta saat memberikan arahan di Ballroom Hotel Mangkuto,Selasa (14/04/2026).

Zulmaeta menjelaskan, Posyandu kini telah bertransformasi menjadi layanan terpadu.Cakupannya tidak lagi terbatas pada sektor kesehatan, tetapi telah merambah ke bidang pendidikan, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan dan kawasan permukiman, ketertiban umum, hingga sosial.

Guna mendukung transformasi tersebut, Pemkot Payakumbuh telah mengintegrasikan tematik Posyandu ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Seluruh perangkat daerah diinstruksikan untuk memastikan setiap program yang mendukung Posyandu telah direncanakan dan dianggarkan secara optimal dalam APBD.

“Perkuat koordinasi lintas sektor agar pembinaan Posyandu berjalan lebih terarah dan berkelanjutan,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Payakumbuh, Ny. Eni Zulmaeta, menambahkan bahwa Posyandu memiliki peran strategis sebagai wadah partisipasi masyarakat sekaligus mitra pemerintah kelurahan dalam pembangunan.

“Posyandu menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat. Lembaga ini menyalurkan aspirasi warga, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mendorong partisipasi dalam pembangunan,” pungkasnya.