Tutup
EnergiPerbankan

Pertamina Uji Kesiapsiagaan SPBU Padang Hadapi Kebakaran Motor

70
×

Pertamina Uji Kesiapsiagaan SPBU Padang Hadapi Kebakaran Motor

Sebarkan artikel ini
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menggelar simulasi penanggulangan keadaan darurat dengan skenario kebakaran sepeda motor di SPBU 14.251.520, Jalan By Pass Tanjung Aur, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Rabu (6/5/2026).
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menggelar simulasi penanggulangan keadaan darurat dengan skenario kebakaran sepeda motor di SPBU 14.251.520, Jalan By Pass Tanjung Aur, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Rabu (6/5/2026).

Padang – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara menggelar simulasi kebakaran di SPBU 14.251.520, Jalan By Pass Tanjung Aur, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Rabu (6/5/2026), untuk menguji kecepatan respons petugas saat keadaan darurat terjadi di area pengisian bahan bakar.

Latihan ini dirancang sebagai pengecekan langsung terhadap kesiapsiagaan personel, fungsi sistem keselamatan, dan efektivitas prosedur penanganan insiden di lapangan.

Skenario yang dijalankan dimulai dari kebocoran tangki BBM sepeda motor. Bahan bakar yang merembes ke bagian mesin kemudian tersulut saat kendaraan dinyalakan, hingga api muncul di area pulau pompa.

begitu situasi darurat terjadi, petugas SPBU bergerak cepat menghentikan operasional melalui emergency shut-off.Nozzle pengisian dilepas, lalu peringatan disampaikan kepada para pengunjung agar menjauh dari titik kebakaran.

Penanganan berikutnya dilakukan dengan APAR dan APAB. Petugas juga mengevakuasi korban serta kendaraan ke lokasi aman sebelum Tim Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) diaktifkan untuk mengendalikan situasi.

Simulasi itu turut melibatkan sejumlah unsur eksternal, mulai dari Dinas Pemadam Kebakaran, Kepolisian, koramil/TNI, fasilitas kesehatan terdekat, hingga warga sekitar. Para pengawas SPBU di Kota Padang juga hadir untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kejadian serupa.

Region Manager Health, Safety, Security, and habitat (HSSE) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Agoeng Priyanto, mengatakan latihan tersebut difokuskan pada kemampuan petugas dalam melakukan respons awal secara cepat dan tepat.

“Setiap operator dan petugas harus siap mengambil tindakan cepat, tepat, dan sesuai prosedur saat menghadapi kondisi darurat. Kami juga memastikan koordinasi dengan stakeholder eksternal berjalan efektif sebagai bagian dari sistem tanggap darurat terpadu,” ujarnya.

Agoeng menambahkan,kegiatan seperti ini menjadi bagian dari evaluasi rutin perusahaan untuk memperkuat budaya keselamatan di lingkungan operasional.

Sementara itu, Area Manager Interaction, Relations & CSR pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan simulasi tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan pekerja dan masyarakat.“setiap potensi risiko di SPBU harus diantisipasi dengan sistem, prosedur, dan kesiapan personel yang terstandar agar masyarakat tetap merasa aman dan nyaman,” kata Fahrougi.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas memeriksa kembali area terdampak untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. Tahap akhir ditutup dengan pendinginan dan pembersihan lokasi.