Tutup
EkonomiNewsPolitikTransportasi

Zigo Rolanda Awasi Preservasi Jalan Dharmasraya

86
×

Zigo Rolanda Awasi Preservasi Jalan Dharmasraya

Sebarkan artikel ini
zigo-rolanda:-preservasi-jalan-dharmasraya-kunci-konektivitas-dan-ekonomi-daerah
Zigo Rolanda: Preservasi Jalan Dharmasraya Kunci Konektivitas dan Ekonomi Daerah

Dharmasraya – Preservasi ruas jalan Sungai Rumbai-Junction Koto Baru di Kabupaten Dharmasraya dipandang sebagai pekerjaan strategis untuk membuka akses antardaerah sekaligus mendongkrak aktivitas ekonomi warga. Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda menegaskan,jalan yang baik akan mempercepat mobilitas masyarakat dan membuat arus barang serta jasa berjalan lebih lancar.

Hal itu disampaikan Zigo saat meninjau langsung progres pekerjaan di lapangan, Rabu (6/5/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka fungsi pengawasan Komisi V DPR RI terhadap pembangunan infrastruktur nasional yang tengah berlangsung di sejumlah daerah.

Menurut Zigo, pengawasan lapangan penting agar pelaksanaan proyek tetap sesuai rencana, baik dari sisi waktu maupun kualitas. Ia menilai, pembangunan yang memakai uang negara harus memberi dampak nyata, bukan sekadar berhenti pada agenda seremonial.

“Kami ingin memastikan setiap rupiah yang digunakan benar-benar menghasilkan manfaat yang bisa dirasakan langsung masyarakat,terutama untuk memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Dharmasraya,” ujar Zigo.

Proyek preservasi jalan itu menggunakan skema kontrak tahun jamak atau multiyears contract (MYC). Perjanjian pekerjaan telah diteken pada 31 Oktober 2025 dan ditargetkan rampung pada 2027.

Adapun lingkup pekerjaannya meliputi rekonstruksi jalan sepanjang 5,45 kilometer, rehabilitasi mayor 11,80 kilometer, serta rehabilitasi minor 2,1 kilometer. Zigo menilai cakupan tersebut menuntut pengawasan ketat agar hasil akhir sesuai spesifikasi.

Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat, ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran pembangunan. Menurut dia,kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas supaya infrastruktur yang dibangun benar-benar bermanfaat luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.