Tutup
EkonomiNewsTransportasi

ASITA Sumbar Mendorong Percepatan Pemulihan Akses Jalan Lembah Anai

87
×

ASITA Sumbar Mendorong Percepatan Pemulihan Akses Jalan Lembah Anai

Sebarkan artikel ini
asita-sumatera-barat-minta-kepastian-akses-jalan-lembah-anai
Asita Sumatera Barat Minta Kepastian Akses Jalan Lembah Anai

Padang – Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Sumatera Barat mendesak pemerintah segera menuntaskan perbaikan akses jalan di Lembah Anai. Hingga kini, jalur vital Padang-Bukittinggi tersebut belum bisa dilalui bus pariwisata sedang maupun besar pascabencana alam akhir November lalu.

Ketua DPD ASITA Sumbar, Nadirsyah Bakri, menegaskan bahwa Lembah Anai merupakan magnet utama dalam paket wisata di wilayahnya. Pihaknya sangat membutuhkan kepastian jadwal pembukaan kembali jalur agar pelaku industri dapat menyusun agenda kunjungan yang terukur bagi para wisatawan.

Menurut Nadirsyah, pengalaman melintasi kawasan tersebut adalah daya tarik yang tak terpisahkan dari destinasi wisata itu sendiri. Akibat penutupan akses ini, sejumlah wisatawan mulai membatalkan reservasi mereka karena operator tur terpaksa mengalihkan rute melalui Sitinjau Lauik.

Wakil Ketua I DPD ASITA Sumbar, Rezky Januar, menilai pengalihan rute tersebut justru merugikan karena kurang efisien. Selain menambah biaya operasional dan memperlama waktu tempuh, jalur alternatif tersebut juga dianggap memiliki risiko keselamatan lebih tinggi bagi kendaraan wisata.

Di sisi lain, ASITA memberikan apresiasi kepada Polda Sumbar dan Polres Padang Panjang yang sigap menindak praktik pungutan liar di kawasan tersebut. Langkah tegas penegakan hukum ini dinilai krusial untuk menjaga citra pariwisata sekaligus memberikan rasa aman bagi pelancong.

Meski demikian, keresahan masih dirasakan pelaku usaha akibat ketidakjelasan regulasi dan isu diskriminasi akses kendaraan. Wakil Ketua II DPD ASITA Sumbar, Hanif, mendesak pemerintah daerah mengambil langkah konkret dan transparan untuk memulihkan kepercayaan mitra perjalanan.

Sebagai solusi jangka pendek, asosiasi mengusulkan adanya kebijakan khusus atau kemudahan akses bagi kendaraan pariwisata resmi. Langkah ini diharapkan mampu kembali menggairahkan arus kunjungan wisatawan ke Sumatera Barat dalam waktu dekat.