Tutup
BisnisPerbankan

Dony Oskaria Tekankan Pentingnya Persiapan Matang Meraih Karier Sukses

148
×

Dony Oskaria Tekankan Pentingnya Persiapan Matang Meraih Karier Sukses

Sebarkan artikel ini

Yogyakarta – Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN), Dony Oskaria, memberikan suntikan motivasi bagi generasi muda di sela-sela gelaran Jogja Financial Festival 2026, Sabtu (23/5/2026).

Ia menekankan bahwa kesuksesan tidak datang secara instan, melainkan buah dari persiapan yang matang.

“Kesuksesan lahir ketika persiapan bertemu dengan kesempatan,” ujar Dony. Menurutnya, siapapun bisa meraih posisi puncak tanpa memandang latar belakang, bahkan sosok dari desa sekalipun mampu menjadi pemimpin besar di masa depan.

Dony merujuk pada pengalaman pribadinya dalam meniti karier dari level bawah hingga kini mengemban amanah sebagai Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia. Ia menekankan pentingnya integritas, kemauan belajar yang tinggi, serta kerja keras dalam membangun kompetensi diri sebagai modal utama menghadapi dinamika dunia kerja.

Tak hanya berbagi soal karier, Dony juga memaparkan target ambisius perusahaan pelat merah ke depan. Ia optimistis laba BUMN dapat menembus angka Rp360 triliun pada 2026, meningkat dari estimasi tahun 2025 yang sebesar Rp335 triliun.

Angka tersebut diproyeksikan terus melonjak hingga mencapai Rp450 triliun pada 2029. Dony menegaskan, capaian ini sekaligus membantah anggapan miring yang menyebut BUMN tidak pernah mencetak laba.

Kontribusi BUMN terhadap kas negara pun tergolong masif. Hingga kuartal I 2026, perusahaan-perusahaan pelat merah telah menyetorkan pajak sebesar Rp215 triliun atau berkontribusi hampir sepertiga dari total APBN.

Di sisi lain, Dony bersikap tegas terhadap BUMN yang dinilai tidak sehat dan pengelolaannya tidak terintegrasi. Salah satu langkah konkretnya adalah rencana penutupan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) di Bandung.

Dony Oskaria sendiri merupakan pria kelahiran Tanah Datar, 26 September 1969. Ia merupakan lulusan Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran dan peraih gelar MBA dari The Asian Institute of Management, Filipina.

Perjalanan profesionalnya dimulai sebagai staf call center di Bank Universal sebelum akhirnya menduduki posisi puncak di sejumlah perusahaan besar di bawah CT Corp. Rekam jejaknya mencerminkan dedikasi panjang sebelum dipercaya pemerintah memimpin sektor strategis BUMN.

Berdasarkan data LHKPN 2023, Dony tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp29,88 miliar. Aset tersebut didominasi oleh kepemilikan properti senilai Rp19,81 miliar dengan catatan kewajiban utang sebesar Rp16,79 miliar.