Tutup
EntrepreneurPojok

Desainer Muda Binaan Dekranasda Padang Pamerkan Koleksi Busana Kreatif

122
×

Desainer Muda Binaan Dekranasda Padang Pamerkan Koleksi Busana Kreatif

Sebarkan artikel ini

Padang – Sebanyak delapan desainer muda binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Padang unjuk kebolehan dalam peragaan busana di Gedung Sekretariat Dekranasda, Koto Tangah, Senin (25/5/2026).

Mereka memamerkan koleksi pakaian hasil rancangan sendiri setelah menjalani masa karantina dan pembekalan intensif selama sepuluh hari.

Wakil Ketua Dekranasda Kota Padang, Ny. Srihayati Maigus Nasir, mengapresiasi kreativitas para desainer muda tersebut.

Ia menilai, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menumbuhkan ekosistem kreatif di Kota Padang yang jumlah desainer mudanya terus meningkat.

“Saya mengapresiasi semua karya yang ditampilkan. Ini merupakan langkah awal tumbuhnya desainer kreatif di Kota Padang,” ujar Srihayati.

Para peserta telah mengikuti pelatihan sejak 6 Mei lalu di bawah bimbingan desainer ternama, Fomalhaut Zamel. Program ini merupakan tahun kedua pelaksanaan pembinaan oleh Dekranasda Padang sebagai upaya regenerasi talenta di bidang fesyen.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Padang, Ferry Ervyan Rinaldy, menjelaskan program ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan daya saing desainer lokal.

Harapannya, produk fesyen asal Padang mampu menembus pasar nasional hingga internasional.

“Kami fokus pada regenerasi talenta kreatif. Hasil karya yang ditampilkan memadukan motif khas Minang dengan sentuhan modern, sehingga memiliki nilai jual tinggi,” jelas Ferry.

Mentor pelatihan, Fomalhaut Zamel, mengakui antusiasme tinggi para peserta meski waktu pelatihan tergolong singkat.

Ia menyoroti pemanfaatan teknologi digital yang membantu peserta dalam proses perancangan busana secara lebih efisien.

“Berkat dukungan digitalisasi, peserta memiliki aplikasi sendiri dalam membuat desain pakaian. Saya terus menggali kemampuan mereka agar ke depan mampu membuka usaha desain secara mandiri,” tutur Fomalhaut.

Delapan desainer muda yang terlibat adalah Rani Yarma, Tari Renata Yunetri, Velina Wilis, Rani Ningsih, Tasya Alifazita Putri, Bilqis Shazia Arrafi, Meylina, dan Syofyan Hose.

Seluruh karya mereka dijadwalkan kembali tampil pada perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 pada Agustus mendatang.