Medan – Pembangunan proyek Sekolah Rakyat (SR) di Kota Medan terus menunjukkan progres signifikan. Hingga akhir Mei 2026, realisasi pengerjaan oleh PT Nindya Karya (Persero) tercatat telah mencapai 81,26 persen.
Komisaris Utama PT Nindya Karya, Michael F. Umbas, menjelaskan bahwa capaian tersebut terkonfirmasi setelah dilakukan peninjauan mendalam di lapangan. Angka ini meningkat pesat dibandingkan progres 73 persen yang tercatat saat kunjungan kerja pada 25 Mei 2026 lalu.
Menurut Michael, percepatan ini menjadi bukti keseriusan tim dalam menuntaskan proyek strategis nasional tersebut. “Pekerjaan yang tersisa tinggal sekitar 18,7 persen lagi menuju target penyelesaian,” ungkapnya.
Saat ini, fokus utama pengerjaan difokuskan pada Gedung ETMP, terutama tahap penyelesaian akhir atau finishing di ruang-ruang kelas. Struktur bangunan utama dipastikan sudah berdiri kokoh dan kini sedang dalam tahap penyempurnaan.
Manajemen PT Nindya Karya menargetkan serah terima pekerjaan atau Provisional Hand Over (PHO) dapat terlaksana pada 20 Juni 2026. Dengan sisa waktu yang ada, pihak perusahaan optimistis seluruh target akan rampung tepat waktu.
Michael menegaskan bahwa pembangunan sekolah ini bukan sekadar mengejar target konstruksi semata. Proyek ini merupakan wujud nyata dukungan perusahaan terhadap program pendidikan Presiden Prabowo bagi masa depan anak-anak Indonesia.
Pihaknya pun menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh insan Nindya Karya yang terlibat di lapangan. Semangat gotong royong dan komitmen menjaga kualitas kerja dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga akselerasi pembangunan.
Keberadaan sekolah ini diharapkan mampu memberikan dampak sosial yang luas bagi masyarakat Medan. Nantinya, sekolah tersebut akan menjadi sarana pendidikan yang representatif bagi generasi muda di wilayah setempat.







