BisnisPerbankan

DJP Optimalkan Sistem Digital demi Capai Target Penerimaan Pajak

78
×

DJP Optimalkan Sistem Digital demi Capai Target Penerimaan Pajak

Sebarkan artikel ini
dirjen-pajak-soal-strategi-kejar-target-setoran-pajak-2026:-banyak-doa
Dirjen Pajak soal Strategi Kejar Target Setoran Pajak 2026: Banyak Doa

Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan kini menggeber berbagai langkah strategis demi mengejar target penerimaan negara tahun ini. Fokus utama difokuskan pada penguatan sistem digital terintegrasi hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, menegaskan bahwa pihaknya menyeimbangkan upaya teknis dengan pendekatan spiritual. “Banyak doa, banyak usaha yang baik, membenarkan sistem, memperkuat Coretax, memperkuat kapasitas sumber daya manusia di Direktorat Jenderal Pajak,” ujar Bimo saat ditemui di Jakarta Pusat, Jumat (5/6).

Menurut Bimo, perbaikan internal yang dilakukan instansinya mulai membuahkan hasil, terutama pada aspek integritas pegawai. Ia meyakini bahwa sistem kerja yang solid dengan tata kelola yang transparan secara otomatis akan mengangkat kualitas SDM secara keseluruhan.

Untuk mendukung operasional, DJP mulai mengintegrasikan seluruh lini kerja ke dalam sistem Coretax melalui penggunaan kertas kerja elektronik. Digitalisasi ini mencakup seluruh tahapan krusial, mulai dari pengawasan oleh Account Representative (AR), proses pemeriksaan, audit, hingga penanganan keberatan dan banding.

Langkah digitalisasi ini juga dioptimalkan untuk meminimalkan risiko konflik kepentingan serta potensi penyalahgunaan data perpajakan. “Ketika sistem makin kuat, tata kelola juga makin jelas, kualitas sumber daya manusia yang dicerminkan dengan integritas yang makin bagus,” tambahnya.

Sementara itu, DJP juga masih menanti rekomendasi dari aparat penegak hukum dan lembaga terkait lainnya mengenai praktik perpajakan. Bimo menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan atas dugaan praktik under invoicing serta transfer pricing akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan sistem ke depan.

“Nah, kita tunggu juga, pasti ada rekomendasi perbaikan-perbaikan yang ada di situ,” pungkasnya.