Perbankan

Pertamina Pasang PLTS di Kapal Tanker Tekan Emisi Karbon

86
×

Pertamina Pasang PLTS di Kapal Tanker Tekan Emisi Karbon

Sebarkan artikel ini
perluas-energi-bersih-ke-kapal,-pertamina-pangkas-79-ton-emisi/tahun
Perluas Energi Bersih ke Kapal, Pertamina Pangkas 79 Ton Emisi/Tahun

Pangkal Pinang – Pertamina mulai merambah sektor maritim dalam upaya transisi energi dengan memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada Kapal Oil Barge (OB) Patra 2303. Langkah strategis ini dilakukan untuk menekan emisi karbon hingga 79,2 ton CO₂ setiap tahunnya.

Sistem pembangkit energi bersih tersebut resmi beroperasi setelah dipasang di galangan kapal Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Kamis (11/6). Inovasi ini menjadi bagian dari upaya dekarbonisasi armada distribusi energi yang selama ini sangat bergantung pada bahan bakar fosil.

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, menyebut penggunaan teknologi ini membuktikan bahwa dedieselisasi tidak hanya berlaku di daratan. Pemanfaatan energi surya yang terintegrasi dengan baterai di atas kapal menjadi bukti kesiapan perusahaan dalam mempercepat transisi energi.

Proyek ini merupakan hasil kolaborasi lintas entitas di lingkungan Pertamina. PT Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) bertindak sebagai pengembang solusi, sementara operasionalnya dikelola PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) dengan dukungan induk usaha, Pertamina International Shipping (PIS).

Direktur Utama PNRE, John Anis, menjelaskan bahwa sistem yang dipasang adalah PLTS off-grid berkapasitas 11,5 kWp. Teknologi ini dipadukan dengan Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 32 kWh untuk menyokong daya auxiliary engine kapal.

“PLTS di kapal OB Patra 2303 mampu mensubstitusi kebutuhan energi hingga enam jam operasional,” ujar John. Penggunaan sistem ini diproyeksikan mampu menghemat konsumsi bahan bakar diesel hingga 28,08 kiloliter per tahun.

Direktur Perencanaan Bisnis PIS, Eka Suhendra, menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan tonggak penting bagi dekarbonisasi di sektor maritim. Inovasi tersebut diyakini membuka peluang baru bagi operasional pelayaran yang lebih ramah lingkungan ke depannya.

Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen jangka panjang Pertamina dalam mencapai target Net Zero Emission 2060. Perusahaan terus mendorong inovasi teknologi sebagai bentuk dukungan nyata terhadap agenda transisi energi nasional.