Bursa Saham

IHSG Rawan Koreksi, Cek Rekomendasi Saham RAJA, SMDR, dan WIFI

63
×

IHSG Rawan Koreksi, Cek Rekomendasi Saham RAJA, SMDR, dan WIFI

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis sebesar 0,03% ke level 6.039,52 pada perdagangan Selasa (14/7/2026). Kenaikan indeks yang sangat terbatas ini terjadi akibat lonjakan tekanan jual pada saham-saham sektor perbankan menjelang penutupan sesi.

Sepanjang perdagangan, indeks sebenarnya sempat menunjukkan performa impresif dengan penguatan hampir mencapai 1%. IHSG bahkan sempat menyentuh level tertinggi di posisi 6.095 sebelum akhirnya mengalami koreksi.

Analis pasar modal mencatat bahwa aksi jual pada emiten perbankan menjadi faktor utama yang membatasi ruang gerak indeks. Tekanan tersebut berhasil meredam optimisme pasar yang sempat terbentuk di awal sesi perdagangan.

Sentimen eksternal turut membayangi pergerakan pasar saham domestik saat ini. Pelaku pasar tengah menanti rilis data Producer Price Index (PPI) Amerika Serikat untuk periode Juni 2026 sebagai acuan kebijakan moneter global.

Data PPI tersebut diproyeksikan melambat ke level 6,2% secara tahunan (year-on-year) dari sebelumnya 6,5% pada Mei. Penurunan ini diperkirakan terjadi seiring dengan proses normalisasi harga minyak mentah di pasar global.

Namun, ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran, kembali memicu kekhawatiran kenaikan harga energi. Lonjakan harga minyak dunia berpotensi meningkatkan biaya produksi dan menghambat laju penurunan inflasi global.

Dari sisi indikator teknikal, pasar saat ini berada dalam kondisi sinyal yang beragam. Histogram positif pada Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih berlanjut, namun stochastic RSI telah berada di area jenuh beli (overbought).

Kondisi tersebut membuat pergerakan IHSG pada perdagangan Rabu (15/7/2026) diprediksi cenderung terbatas. Indeks diperkirakan akan bergerak dalam rentang konsolidasi di kisaran 5.950 hingga 6.125.

Selain tekanan pada sektor perbankan, fluktuasi indeks juga dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Penguatan tipis mata uang Garuda memberikan dampak psikologis tersendiri bagi para pelaku pasar.

Para analis menilai IHSG saat ini berisiko mengalami koreksi teknikal dalam waktu dekat. Investor disarankan untuk memperhatikan level support di 6.020 dan resistance di 6.062 sebagai acuan dalam menentukan strategi perdagangan.

Terkait dengan strategi investasi, sejumlah saham emiten dinilai layak untuk dicermati oleh para pelaku pasar. Saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) direkomendasikan pada rentang harga Rp 4.880 hingga Rp 5.125 per saham.

Selain itu, saham PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) juga masuk dalam daftar pantauan di kisaran harga Rp 296 hingga Rp 310 per saham. Saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) turut disarankan untuk diperhatikan dalam rentang harga Rp 1.980 hingga Rp 2.160 per saham.