Jakarta – Orang tua kini dituntut lebih cermat dalam memilih ponsel pintar untuk anak dengan memprioritaskan fitur keamanan digital serta kendali aktivitas daripada sekadar terpaku pada harga.
Produsen perangkat seluler telah merespons kebutuhan tersebut melalui penyematan fitur pengendalian orang tua, proteksi privasi, hingga manajemen durasi penggunaan layar.
Samsung Galaxy A16 mencuat sebagai pilihan menarik karena memadukan layar AMOLED yang nyaman dengan dukungan fitur Samsung Kids dan Digital Wellbeing.
Integrasi tersebut memungkinkan orang tua mengawasi aktivitas anak, menetapkan batas waktu pakai, serta memberikan verifikasi saat anak ingin mengunduh aplikasi baru.
Pengguna yang mengutamakan pengalaman Android murni dapat melirik Google Pixel 9a yang memiliki integrasi optimal melalui sistem Family Link.
Perangkat ini menjamin perlindungan berkelanjutan terhadap ancaman dunia maya berkat dukungan pembaruan sistem yang rutin digulirkan.
Lewat Google Pixel 9a, orang tua juga bisa memantau lokasi anak secara akurat, menyaring konten berbahaya, hingga mengatur jadwal waktu istirahat digital.
Bagi anak dengan mobilitas tinggi, Motorola Moto G Power (2025) menjadi rekomendasi utama karena ketahanan baterainya yang sanggup bertahan lebih dari 24 jam.
Antarmuka yang ringan pada ponsel tersebut sangat membantu anak saat mengikuti pembelajaran daring tanpa gangguan teknis.
Sementara itu, HMD Fusion memberikan keunggulan lewat konsep desain modular yang memudahkan perbaikan fisik apabila perangkat rusak akibat terjatuh.
Kombinasi desain yang tangguh dan dukungan penuh fitur keamanan Android menjadikan HMD Fusion perangkat yang ideal untuk menjaga aktivitas digital anak tetap aman terkendali.





