Pendidikan

2 Contoh Susunan Acara Penutupan MPLS SD, SMP, dan SMA Terbaru

81
×

2 Contoh Susunan Acara Penutupan MPLS SD, SMP, dan SMA Terbaru

Sebarkan artikel ini
Suasana upacara penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di lingkungan sekolah.
Panitia sekolah tengah mempersiapkan rangkaian acara penutupan MPLS untuk menyambut siswa baru.

JAKARTA – Panitia Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di berbagai jenjang pendidikan kini mulai mempersiapkan rangkaian upacara penutupan sebagai tanda berakhirnya masa orientasi siswa baru. Kegiatan ini menjadi momentum krusial untuk meresmikan status peserta didik baru sekaligus memberikan motivasi sebelum mereka memulai proses pembelajaran di lingkungan sekolah yang baru.

Senin, 20 Juli 2026, menjadi waktu yang tepat bagi sekolah untuk mematangkan susunan acara penutupan yang khidmat dan edukatif. Berdasarkan pedoman yang berlaku, pihak sekolah disarankan untuk menyusun agenda yang mencerminkan budaya sekolah serta semangat disiplin bagi siswa.

Upacara penutupan umumnya dipimpin oleh kepala sekolah sebagai pembina upacara. Peserta yang terlibat meliputi seluruh siswa baru, jajaran guru, tenaga kependidikan, serta panitia pelaksana MPLS.

Untuk mempermudah penyelenggaraan, tersedia dua contoh susunan acara yang dapat diadaptasi oleh jenjang SD, SMP, maupun SMA. Format pertama lebih menitikberatkan pada tata cara formal upacara bendera yang meliputi penghormatan, laporan pemimpin upacara, serta sambutan resmi dari kepala sekolah.

Pada format pertama, susunan dimulai dari persiapan peserta hingga pembacaan doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Puncak acara biasanya diisi dengan penyematan simbolis atribut sekolah atau pelepasan tanda peserta MPLS sebagai simbol transisi status siswa.

Sementara itu, format kedua memberikan ruang lebih luas bagi kreativitas siswa baru. Selain sambutan resmi, agenda ini mencakup penampilan seni, paduan suara, atau pembacaan ikrar oleh peserta didik baru.

Format kedua ini dinilai sangat efektif untuk mempererat hubungan emosional antara siswa baru dengan warga sekolah lainnya. Penyerahan piagam penghargaan bagi kelompok terbaik juga kerap disertakan dalam susunan acara ini untuk memberikan apresiasi atas partisipasi aktif selama lima hari kegiatan berlangsung.

Pemilihan susunan acara harus disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik masing-masing satuan pendidikan. Fleksibilitas dalam menyusun agenda memungkinkan sekolah untuk menciptakan suasana yang tidak hanya formal, tetapi juga berkesan bagi para siswa.

Penyelenggaraan MPLS yang tertib dan edukatif merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membangun fondasi belajar yang positif. Dengan susunan acara yang terencana, diharapkan seluruh rangkaian MPLS dapat berakhir dengan kesan yang mendalam dan bermakna.

Panitia diharapkan tetap mengacu pada prinsip-prinsip kegiatan yang ramah dan bebas dari praktik perpeloncoan. Hal ini sejalan dengan kebijakan pendidikan nasional yang mengedepankan lingkungan belajar yang aman dan inklusif bagi seluruh peserta didik baru.

Dokumentasi kegiatan juga menjadi elemen penting yang tidak boleh terlewatkan dalam susunan acara penutupan. Momen tersebut berfungsi sebagai kenang-kenangan bagi siswa sekaligus bukti formal pelaksanaan kegiatan di sekolah.