InvestasiNews

Mahyeldi Usulkan Percepatan Proyek Strategis Nasional di Sumatera Barat

14
×

Mahyeldi Usulkan Percepatan Proyek Strategis Nasional di Sumatera Barat

Sebarkan artikel ini
gubernur-sumbar-usulkan-tiga-program-strategis-kepada-menko-perekonomian,-dorong-teluk-tapang-jadi-psn
Gubernur Sumbar Usulkan Tiga Program Strategis kepada Menko Perekonomian, Dorong Teluk Tapang Jadi PSN

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menerima kunjungan kerja Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, di Gedung Ali Wardhana pada Rabu (22/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ajang bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk memaparkan tiga proposal strategis yang ditujukan guna memacu pertumbuhan ekonomi daerah.

Mahyeldi secara khusus meminta agar Pelabuhan Teluk Tapang di Pasaman Barat dapat segera ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

Menurutnya, lokasi tersebut sangat ideal untuk dikembangkan menjadi pusat industri hijau yang menggabungkan aktivitas pelabuhan dengan hilirisasi komoditas unggulan.

“Pengembangan Teluk Tapang akan menjadi pintu masuk investasi sekaligus pusat logistik dan industri yang mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya alam daerah,” tegas Mahyeldi.

Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur di kawasan itu juga akan menekan biaya distribusi CPO secara signifikan karena kedekatannya dengan sentra perkebunan sawit.

Agenda kedua yang dibawa Gubernur adalah percepatan reaktivasi jaringan kereta api untuk meningkatkan kelancaran mobilitas barang serta mendongkrak sektor pariwisata.

Poin ketiga dalam pertemuan tersebut berfokus pada langkah optimalisasi potensi energi baru terbarukan, mulai dari tenaga air, surya, hingga panas bumi di Sumatera Barat.

Airlangga Hartarto menyambut positif deretan usulan tersebut dan memuji visi pembangunan jangka panjang yang diusung oleh pemerintah daerah.

Pihak Kemenko Perekonomian pun menyatakan komitmen untuk mendalami ketiga usulan tersebut sesuai dengan mekanisme dan regulasi yang berlaku.

Sejumlah pejabat eselon II dari Pemprov Sumatera Barat turut mendampingi Gubernur untuk memastikan sinkronisasi yang solid dengan otoritas pemerintah pusat.

Upaya diplomasi tingkat tinggi ini mencerminkan keseriusan daerah dalam memperkuat konektivitas infrastruktur demi kesejahteraan ekonomi masyarakat Sumatera Barat.