Bursa Saham

Saham AKRA Bagi Dividen Rp1 Triliun Saat Harga Terkoreksi 5%

11
×

Saham AKRA Bagi Dividen Rp1 Triliun Saat Harga Terkoreksi 5%

Sebarkan artikel ini
Logo PT AKR Corporindo Tbk yang terpasang di area perkantoran perusahaan.
PT AKR Corporindo Tbk resmi mengumumkan pembagian dividen interim sebesar Rp1,004 triliun.

JAKARTA – PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) resmi mengumumkan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026 dengan total nilai mencapai Rp 1,004 triliun. Keputusan ini diambil di tengah fluktuasi harga saham perusahaan migas tersebut di Bursa Efek Indonesia.

Setiap pemegang saham akan menerima dividen interim sebesar Rp 50 per lembar saham. Kebijakan ini telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Komisaris pada 21 Juli 2026.

Manajemen AKR Corporindo menyatakan bahwa total dana yang disiapkan mencapai Rp 1.003.673.730.000. Angka tersebut didasarkan pada jumlah saham yang berhak menerima dividen pada recording date yang telah ditetapkan.

Nilai total dividen tersebut bersifat dinamis dan dapat mengalami penyesuaian jika terjadi perubahan jumlah saham yang berhak menerima dividen. Perusahaan berkomitmen untuk memberikan pembaruan informasi jika terdapat perubahan signifikan sesuai ketentuan bursa.

Pembagian dividen ini dilakukan di tengah tekanan pasar yang dialami emiten tersebut. Pada perdagangan Kamis, 23 Juli 2026, harga saham AKRA ditutup di level Rp 1.410, mencatatkan penurunan sebesar 5,05% atau 75 poin.

Bagi investor yang berminat mendapatkan dividen, AKR Corporindo telah menetapkan jadwal operasional yang krusial. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan jatuh pada 31 Juli 2026.

Sementara itu, ex dividen untuk pasar reguler dan negosiasi akan berlangsung pada 3 Agustus 2026. Investor wajib memastikan kepemilikan saham sebelum periode cum dividen berakhir untuk memenuhi syarat penerimaan.

Untuk pasar tunai, cum dividen ditetapkan pada 4 Agustus 2026, bertepatan dengan recording date atau tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak. Ex dividen pasar tunai kemudian dijadwalkan jatuh pada 5 Agustus 2026.

Proses pembayaran dividen kepada para pemegang saham akan dilaksanakan pada 14 Agustus 2026. Investor disarankan mencermati jadwal tersebut agar tidak kehilangan hak atas dividen interim perusahaan.

Dalam keterbukaan informasi, AKR Corporindo mencatatkan total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 12,96 triliun. Dana tersebut tersedia untuk didistribusikan kepada para pemegang saham.

Langkah ini mencerminkan stabilitas arus kas perusahaan di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Dividen interim ini menjadi bentuk apresiasi manajemen terhadap loyalitas para investor.

Kondisi pasar modal saat ini memang tengah diwarnai gejolak pada sejumlah emiten besar. Selain AKRA, tekanan pasar juga dirasakan oleh perbankan besar seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang sempat mengalami penurunan harga ke level Rp 6.075.

Di sisi lain, sektor perbankan seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga menghadapi tantangan biaya dana. Maybank Sekuritas Indonesia bahkan sempat melakukan penyesuaian target harga saham BBRI menjadi Rp 3.900 akibat tekanan tersebut.

Di tengah situasi pasar yang dinamis, keputusan korporasi untuk tetap membagikan dividen menjadi sinyal positif bagi pelaku pasar. Investor diharapkan tetap melakukan analisis mendalam sebelum melakukan transaksi saham.