Jakarta – Perusahaan teknologi global, Agora (NASDAQ: API), meluncurkan solusi Conversational AI Agent.
Solusi ini hadir untuk meningkatkan layanan pelanggan serta penjualan dan pemasaran.
Agora berharap solusi ini mampu mengatasi kendala teknis dalam implementasi Conversational AI di berbagai perusahaan, termasuk di Indonesia.
Menurut proyeksi Gartner, agen Conversational AI akan mengotomatisasi 70% interaksi pelanggan pada akhir 2027.
Bahkan, pada 2028, jumlah agen AI diperkirakan akan melampaui jumlah tenaga penjual manusia dengan rasio 10:1.
Namun, banyak perusahaan masih menghadapi kendala sistem lama.
Hal ini menyebabkan waktu tunggu lama, pengalihan panggilan yang tidak fleksibel, dan proses outreach yang tidak efisien.
Kondisi ini berdampak pada peningkatan biaya operasional dan penurunan kepercayaan pelanggan.
Executive Director di FasesBI, Alejandro Pinto Villalba, menyatakan agen ini mampu menyampaikan penawaran awal dan penjelasan insentif dengan baik.
“Hal ini memungkinkan peningkatan skala pengumpulan data dan distribusi insentif tanpa menambah tenaga operasional,” ujarnya.
Peluncuran solusi ini dinilai relevan di Indonesia,mengingat kebutuhan modernisasi layanan pelanggan.
Data dari Contact Centre service Excellence Index 2025 menunjukkan besarnya kebutuhan layanan pelanggan di Indonesia.
Hal ini sekaligus membuka peluang bagi agen AI untuk meningkatkan kecepatan respons, konsistensi layanan, dan dukungan 24 jam.
“Tantangan dalam riset pasar tradisional terletak pada hambatan di tahap awal outreach,” ungkap perwakilan Agora.
“Dengan menggunakan agen Voice AI dari Agora untuk mengundang partisipan ke platform survei kami, kami melihat tingkat konversi sebesar 10%, angka yang sebelumnya sulit dicapai melalui panggilan manual,” imbuhnya.
solusi AI Customer Service agents dari Agora dirancang untuk mengotomatisasi pertanyaan-pertanyaan rutin.
Mulai dari pengingat janji temu, pembaruan pengiriman, penanganan kendala teknis, hingga pertanyaan terkait tagihan.
Agora berharap solusi ini dapat membantu contact center menjaga kualitas layanan dan mengelola biaya operasional.






